BORNEONEWS, Pangkalan Bun - AN, tersangka pembunuh bidan cantik Dini Prasetyani (26) yang merupakan ASN yang bertugas di Puskesmas Pembantu, Desa Pemyombaan, Kecamatan Aruta, Kabupaten Kotawaringin Barat, mengaku menangis saat membungkus jasad kekasihnya menggunakan terpal.
"Saya sangat sedih saat itu bahkan sambil membungkus jasad Dini dengan terpal saya berurai air mata," Kata tersangka AN, usai rekonstruksi pembunuhan di Mapolres Kobar, Kamis (26/10/2017).
Ia mengungkapkan, tidak ada niat sedikitpun menyakiti kekasihnya, namun entah mengapa saat ia ke dapur untuk cuci muka dan melihat palu di gudang secara spontan ia mengambilnya dan menghantamkan ke kepala Dini sebanyak empat kali dan mengambil pisau serta menghujamkan ke jantung tiga kali serta ke bagian leher dua kali.
Bahkan saat proses rekonstruksi berjalan, tersangka AN juga berkali-kali mengatakan saat ia membungkus dan meletakan jasad Dini ke dalam perahu hingga menguburkannya dilakukan dengan pelan-pelan.
Dalam reka ulang yang digelar, dari awal hingga melarikan diri, AN memperagakan sebanyak 42 adegan. Hadir dalam rekonstruksi pejabat dari kejaksaan negeri Pangkalan Bun. ( KOKO SULISTYO/B-8).
Tersangka Pembunuh Bidan Cantik Mengaku Menangis Saat Membungkus Jasad Korban
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Rekonstruksi Pembunuhan Bidan Cantik Digelar Besok
Ada 40 Adegan Diperagakan Tersangka Pembunuh Honorer Dishub
Pembunuh Selingkuhan Istri Sudah Ingatkan Agar Korban tak Ganggu Rumah Tangganya
Mengaku Jadi Korban Begal, Guru Ini Resmi Jadi Tersangka
Bidan Dini Dipukul Pakai Martil Empat Kali dan Ditusuk Pisau Lima Kali
Pembunuh Darman Sempat Minta Maaf
Komentar (0)
Memuat komentar…

