BORNEONEWS, Sukamara - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Sukamara menyarankan, bagi pegusaha hewan ternak dan pedangang yang ingin memeriksakan kesehatan hewannya tidak lewat pada pukul 18.00 WIB. Sebab pemeriksaan yang dilakukan malam hari hasilnya tidak akan maksimal.
"Jika bisa pemeriksaannya jangan sampai malam, soalnya apabila pemeriksaan dilakukan malam hasilnya tidak akurat," ucap Kepala Bidang (Kabid) Peternakan DKPP Sukamara, Syamsir Hidayat, Sabtu (18/11/2017).
Menurut dia, jika pemeriksaan dilakukan pada malam hari, petugas akan, terlebih apabila ada cacat pada hewan ternak tersebut. "Contohnya seperti sapi kita tidak tahu cacatnya dimana, dan petugas juga kesulitan memeriksa telinganya sehingga kita menyarankan pemeriksaan bisa dilakukan antara jam 8 pagi hingga jam 6 sore," ucapnya.
Sementara itu, untuk meningkatkan kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan hewan, pihaknya terus melakukan pendekatan kepada masyararakat. "Sejauh ini, bagi peternak yang sudah kita kenal kesadarannya sudah cukup baik, namun kita akan terus berupaya agar masyarakat lainnya pun bisa lebih sadar agar memeriksakan kesehatan hewan ternaknya kepada kita," harapnya. (NORHASANAH/B-2)
Hindari Pemeriksaan Kesehatan Hewan pada Malam Hari
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kendaraan Pembawa Hewan Ternak Wajib Lapor
Sejumlah Desa Dapil II Minta Bantuan Bibit Tanaman dan Hewan Ternak
Peringatri HKN Pemkab Katingan Gelar Senam Bersama dan Pemeriksaan Kesehatan
Besok Pagi di Bundaran Besar Pecahkan Rekor MURI Pemeriksaan Kesehatan Gratis
DWP Gunung Mas Gelar Lomba Maumere Dance Dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis
RSUD Sultan Imanudin Tempat Pemeriksaan Kesehatan Paslon Sukamara
Komentar (0)
Memuat komentar…

