BORNEONEWS, Palangka Raya – Perhutanan sosial di wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng) hingga kini baru tergarap seluas 78 ribu hektare (ha). Hal ini masih perlu dioptimalkan lagi dengan penguatan regulasi yang ada.
Kepala Dinas Kehutanan (Dishut) Kalteng Sri Suwanto menyebut, total luasan Perhutanan Sosial di Provinsi Berjuluk Tambun Bungai ini sebenarnya mencapai 1,5 juta ha. Dengan demikian, masih sekitar 5 persen saja yang tergarap oleh masyarakat.
“Dari luasan 1,5 juta ha, yang tergarap baru 78 ribu ha saja, atau hampir 4,8 persen. Yang mengajukan sih sudah banyak,” kata Sri Suwanto kepada Borneonews, Rabu (29/11/2017).
Ia berharap, ke depan semakin banyak progres dari perhutanan sosial ini. Ia pun mengajak semua pihak mengubah pandangan dimana selama ini orang menilai hasil kehutanan adalah kayu.
Padahal sekarang kehutanan sudah terbuka, dan lebih leluasa mengelola bersama masyarakat. Antara lain bisa melaksukan pengembangan tanam padi, jagung, tebu atau peternakan, jasa lingkungan, wisata, dan lainnya. (ROZIQIN/B-5)
Perhutanan Sosial di Kalteng Baru Tergarap 78 Ribu Hektare
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kades Se-Barsel Ikuti Sosialisasi Inventarisasi Dan Verifikasi Penguasaan Tanah dalam Kawasan Hutan
Astaga, Ada 72 Areal di Barsel Terbangun dalam Kawasan Hutan
Kotawaringin Timur Dapat 200 Ribu Hektare Pelepasan Kawasan Hutan untuk Warga
Katingan Dapat Alokasi TORA Seluas 160 Ribu Hektare
Sakariyas: Masyarakat Katingan Jangan Rusak Hutan
1,1 Juta Hektare Lahan Pertanian akan Disiapkan Di Kalteng
Komentar (0)
Memuat komentar…

