BORNEONEWS,Kuala Kapuas - Harga gas elpiji subsidi 3 kg yang biasa disebut tabung gas melon ini mulai langka di Kabupaten Kapuas. Bahkan, di dalam Kota Kuala Kapuas, harga eceran mencapai Rp30 ribu per tabung.
Berdasarkan pantauan Borneonews di lapangan, sejumlah agen mengalami kekosongan beberapa hari terakhir. Sehingga, hal ini memicu naiknya harga gas tabung melon dengan kenaikan bervariasi mulai Rp17.500,- kemudian Rp29 ribu bahkan yang tertinggi Rp30 ribu.
Menurut seorang agen yang enggan disebut namanya, pihaknya mengalami kekosongan dan terpaksa mengambil ke Kota Palangka Raya. Sehingga, perlu tambahan ongkos transportasi dari Kuala Kapuas ke Palangka Raya. "Kami terpaksa mengambil gas ke Palangka Raya, padahal biasanya diantar langsung oleh Pertamina ke depo kita," katanya saat ditemui Borneonews di deponya, Senin (4/12/2017).
Ia melanjutkan di tingkat eceran memang harga jual menjadi bervariasi. Untuk Kota Kuala Kapuas mencapai Rp30 ribu. Pihak agen mengaku tidak tahu penyebab kelangkaan ini. "Kita sendiri tidak tahu apa penyebabnya kelangkaan ini, dan pihak Pertamina samapi saat ini belum memberikan penjelasan penyebabnya," ungkap dia.
Ditemui terpisah, Susan seorang ibu rumah tangga, mengaku kesulitan mencari tabung gas elpiji 3Kg. Jika pun ada, harganya mahal. "Daripada tidak masak di rumah, ya kami beli meskipun harganya Rp28 ribu," terang dia. (DJIMMY NAPOLEON/B-8)
Harga Gas Elpiji Subsidi 3 Kg 30 Ribu di Kapuas
Redaksi
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Disperindag Akan Sita Jual Elpiji Subsidi 3 Kilogram Dijual di Warung
Warga Keluhkan Harga Elpiji 3 Kg Melambung Tinggi
Harga Elpiji 3 Kg di Kasongan Masih Mahal
Truk Sarat Muatan Tabung Gas Elpiji Terperosok di Kasongan
Permasalahan Elpiji Akan Terus Terjadi Karena Lemahnya Regulasi
Pemkab Harus Awasi Penyaluran Elpiji 3 Kg
Komentar (0)
Memuat komentar…

