BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Dokumen Analisis Dampak Lingkungan (Amdal) PT Industri Forest Plantation (IFP) bakal kembali dievaluasi. Kali ini, evaluasi melibatkan tim gabungan lintas sektor mulai Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kapuas, DLH Provinsi Kalteng, Dinas Kehutanan Provinsi Kalteng, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kapuas, Bappeda Kapuas, akademisi Universitas Palangka Raya (Unpar) dan Universitas Lambung Mangkurat (Unlam) serta manejemen PT IFP sendiri.
Demikian disampaikan Kepala DLH Kapuas Saleh Makki saat ditemui Borneonews di kantornya, Selasa (19/12/2017). "Hasil dari kajian itu akan dituangkan dalam bentuk tulisan dan disampaikan kepada Bapak Bupati (Kapuas)," kata Saleh.
Ia menjelaskan evaluasi ini dilakukan atas permintaan Bupati Ben Brahim S Bahat. Hasil evaluasi akan dirapatkan oleh tim dan di situ akan muncul saran masukan untuk disampaikan kepada Bupati. (DJIMMY NAPOLEON/B-8)
Amdal PT IFB Dievaluasi Tim Lintas Sektor
Redaksi
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Bangunan di Sampit Banyak yang Tidak Perhatikan Amdal Lalu Lintas
Pembangunan Kesehatan Harus Melibatkan Lintas Sektor
Lintas Sektor di Kalteng Komitmen Berantas Obat Illegal
Perlu Keterlibatan Lintas Sektor untuk Kelola Pasar
42 Personel Manggala Agni Dievaluasi
Kepala ESDM Kalteng Ermal Subhan: Bupati Kotim Bisa Tolak Izin Galian Pasir di Ujung Pandaran Lewat AMDAL
Komentar (0)
Memuat komentar…

