BORNEONEWS, Kuala Kapuas – Perlu kerjasma antar instansi terkait dalam penataan pasar agar tidak terlihat kumuh. Terutama dari penempatan pedagang,jangan sampai terlihat kumuh dan sebraut.
"Saya kira penanganan sampah di pasar tidak akan serumit ini,kalau penempatan pedagang di atur sesuai dengan penempatan los kios," kata Kabid Pertamanan dan Kebersihan, Dinas PUPRPKP Isnaeni kepada Borneonews, Kamis (28/9/2017).
Ia menegaskan jika ada ketegasan dari awal pada saat penempatan pedagang, tentu kondisi Pasar Blok R terlihat kumuh. "Sekarang saja kondisi pasar sudah semerawut dan terlihat kumuh tentu sampah akan berserakan,bahkan di dalam drainase banyak di temukan tumpukan sampah plastik," ungkapnya.
Padahal, lanjut dia, pihaknya sudah menyediakan tempat-tempat sampah,tetap saja kesadaran akan kebersihan di dalam pasar belum ada kesadaran. Seharusnya dinas Satpol PP tertibkan para pedagang yang berjualan di lorong pasar. Pasalnya, lorong itu dialokasikan untuk lalu lintas pembeli, tapi justru digunakan sebagai lapak pedagang.
"Kondisi lorong pasar di gunakan sebagai tempat jualan padahal sudah disediakan los-los dan kios untuk pedagang sembako dan basah. Kami minta Dinas Satpol PP dan Damkar untuk menertibkan padagang nakal agar mau pindah ke tempat yang sudah disediakan," pungkas dia. (DJIMMY NAPOLEON/B-8)
Perlu Keterlibatan Lintas Sektor untuk Kelola Pasar
Redaksi
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
PKL Juga Perlu Kenyamanan, Terutama di Pasar Milik Pemko Palangka Raya
Hearing Pasar Mangkikit Memanas, PT HEJ Terancam Dijemput Paksa
Revitalisasi Pasar Tangkiling Sedot Rp5,7 Miliar Dana APBN
Pasar Tangkiling Direvitalisasi, Pedagang Direlokasi
Pasar Tangkiling yang Baru Mampu Tampung 160 Pedagang
Pemkab Harus Turun Tangan Menata Pedagang di Pasar Pelita Hilir
Komentar (0)
Memuat komentar…

