BORNEONEWS, Palangka Raya – Rencana investasi negara Qatar ke Indonesia khususnya untuk food estate diyakini serius. Oleh karena itu, Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Sugianto Sabran meminta jajarannya melakukan kesiapan dalam menyongsong kerjasama produksi itu nantinya.
Menurut Gubernur, Qatar akan melirik potensi padi organik di Kalteng. Sementara disisi lain, program nasional untuk komoditas tersebut mencapai luasan 300 ribu haktare di Kalteng. Sehingga harus di-matchingkan agar berjalan selaras.
“Untuk padi organik, Qatar kan akan masuk. Saya perintahkan kepala dinas yang terkiat, untuk berkoordinasi dengan menteri-menteri mengenai hal ini,” cetus Sugianto.
Gubernur muda ini juga mengemukakan, Kalteng akan dibagi ke dalam tiga zona pengembangan. Yaitu cluter atau zona barat, zona tengah, dan zona timur. Diharapkan selain Qatar juga akan banyak lagi investor yang mau mengembangkan di Bumi Tambun Bungai ini.
“Pada 2018 akan kesini pihak dari Qatar tersebut. Kemungkinan pada 27 Desember 2017 akan ada MoU terkait food estate ini,” terangnya. (ROZIQIN/B-8)
Kadis Terkait Diperintahkan Koordinasi dengan Menteri untuk Ini
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Pemprov Kalteng Siapkan 300 Ribu Haktare Lahan Untuk Pertanian Padi Organik
Warga Kuala Kurun Sambut Baik Program Budidaya Padi Organik
Kabupaten Gunung Mas Kembangkan Padi Organik Mulai 2018
Pertanian Berkelanjutan Indonesia Berada di Atas Amerika dan India
Penanaman Padi Organik di Gunung Mas Dilaksanakan Tahun ini
Panwaslu Rapat Koordinasi Pengawasan Pilkada Gunung Mas
Komentar (0)
Memuat komentar…

