Pemuda Diajak Terus Berperan dalam Kemajuan Kebudayaan dan Kearifan Lokal di Kotim
Pemuda adalah generasi penerus bangsa. Di pundaknya kepemimpinan kedepan untuk memajukan daerah, terutama dalam melestarikan kebudayaan dan kearifan lokal.
Pemuda adalah generasi penerus bangsa. Di pundaknya kepemimpinan kedepan untuk memajukan daerah, terutama dalam melestarikan kebudayaan dan kearifan lokal.
Polisi meringkus seorang pengedar sabu berinisial MS (28) di Desa Cempaka Mulia Barat, Kecamatan Cempaga. Kicauan tersangka MS pun dikembangkan hingga meringkus seorang bandar sabu berinisial RS (46) di Sampit.
Tersangka kasus perampokan?Amang Idin (57) melakukan aksinya dengan keji hingga menyebabkan?korban seorang nenek bernama Cahaya (66) tewas. Dalam aksinya, tersangka juga menggasak perhiasan emas korban?yang beratnya mencapai 75,46 gram.
Dari pengakuan WD alias Amang Idin (54), pelaku perampokan dan pembunuhan terhadap nenek Hj Cahaya di rumahnya Jalan Baamang I, Kelurahan Baamang Hulu, Kecamatan Baamang, Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), mengaku lebih dulu mencekik dan memukul korban dengan besi hingga tewas.?
BORNEONEWS, Sampit - Keberadaan buaya di Sungai Mentaya, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menjadi perhatian Halikinnor. Apalagi, buaya itu terkadang masih saja menyerang warga. Bahkan dalam…
Sebelum beraksi, pelaku perampokan dan pembunuhan terhadap nenek, Hj Cahaya ternyata lebih dulv?melakukan pengintaian. Pelaku?bersembunyi di belakang rumah korban sejak Magrib hingga Subuh.
Dalam 2?hari terakhir ini, sudah ada 2 orang meninggal akibat Covid-19. Meski?rata-rata mereka memiliki riwayat penyakit bawaan
Polisi menyita barang bukti berupa 18 paket sabu seberat 6,17 gram, sebuah kotak rokok, celana pendek, dan ponsel untuk bertransaksi
Pelaku yang merupakan keluarga korban sendiri yakni laki-laki berumur 57 tahun
Sekolah wajib mengatur agar siswa tidak berkerumun baik saat di sekolah, maupun saat penempatan di luar sekolah, sehingga harus diatur sedemikian baik
Rumah kosong ini merupakan milik Siti Utari (70). Saat kejadian, dia tidak lagi tinggal di rumah
Verifikasi yang dilakukan sebagai upaya apakah sekolah sudah siapa melaksanakan belajar tatap muka atau tidak, sehingga yang belum siap akan diberikan waktu hingga 8 November 2020
Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) melakukan verifikasi terhadap Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Sampit yang akan melaksanakan pembelajaran tatap muka.
Pelaku perampokan hingga membuat nenek Hj Cahaya (66) tewas di rumahnya, Jalan Baamang 1, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), ditangkap jajaran kepolisian.
Meski Bupati Kotawaringin Timur (Kotim)?sudah mengeluarkan surat edaran terkait diperbolehkannya belajar tatap muka mulai besok, 2 November 2020 hingga 9 November 2020, baru Sekolah Menengah Pertama Negeri atau SMPN 10 saja yang akan melaksanakannya.
Calon Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), Halikinnor menyatakan siap mewujudkan aspirasi masyarakat yang ditampungnya. Itu disampaikannya saat sosialisasi di lima titik Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Sabtu, 31 Oktober 2020.
Saat tiba di Sampit, jumlahnya melebihi?yakni 907 kotak suara, sehingga 13 kotak suara dikembalikan ke provinsi
BORNEONEWS, Sampit - Seolah sudah ada firasat atau mungkin ada pihak yang sudah dicurigai, sebelum ditemukan tewas Hajah Cahaya (66) sempat berpesan kepada warga sekitar. "Kalau lampu depan rumah…
Tewasnya nenek Hajah Cahaya, warga Jalan Baamang 1, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), diduga karena dirampok. Pelaku diduga beraksi sekitar pukul 04.30 WIB masuk melalui pintu rumah bagian belakang.?
Seorang nenek, Hajah Cahaya (66), warga Jalan Baamang 1, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), ditemukan tewas di dalam rumahnya. Diduga ia menjadi korban perampokan.