Pemkab Sukamara Tingkatkan Koordinasi dengan Forkopimda Cegah Radikalisme
Pemerintah daerah juga memiliki badan yang menangani sebagai bentuk antisipasi terhadap gerakan yang mengarah ke arah radikal
Pemerintah daerah juga memiliki badan yang menangani sebagai bentuk antisipasi terhadap gerakan yang mengarah ke arah radikal
Pemkab Sukamara meningkatkan koordinasi untuk mencegah gerakan atau paham radikalisme. Sebab, jika terjadi itu akan mengganggu kemajuan daerah.
Kapolres Sukamara AKBP Sulistiyono memberikan apresiasi kepada masyarakat Kabupaten Sukamara yang telah menjaga keamanan daerah.
Polres Sukamara terus antisipasi gerakan radikalisme, meskipun pemantauan sampai saat ini gerakan tersebut dinilai masih kecil.
Kapolres Sukamara AKBP Sulistiyono mengingatkan, agar masyarakat di Bumi Gawi Barinjam tidak melakukan! pergeseran ke Jakarta menjelang pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih.
Kapolres Sukamarb AKBP Sulistiyono mengimbau masyarakat tidak terpancing terhadap isu-isu yang berkembang, apalagi hoaks, menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia.
Polres Sukamara menggelar senam bersama pemerintah daerah, TNI dan para pelajar di Lapangan Mini pada Jumat, 18 Oktober 2019.
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sukamara masih tunggu hasil uji laboratorium, untuk mengetahui kepastian penyebab berubahnya warna air Sungai Jelai.
Kondisi air Sungai Jelai mulai normal. Sebelumnya air sungai itu berwarna hijau kebiruan, dan kini berangsur kembali seperti biasa.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sukamara, Rendy Lesmana mengatakan bahwa penanganan limbah medis tidak bisa sembarangan, mengingat apabila lalai dalam pengelolaannya akan menimbulkan dampak buruk.
Sosialiasi pengelolaan limbah medis atau B3 bagi fasilitas layanan kesehatan di Kabupaten Sukamara adalan upaya mengantisipasi risiko negatif yang dapat ditimbulkan dari limbah apabila dikelola dengan benar.
Dinas Lingkungan Hidup atau DLH Sukamara menggelar sosialiasi pengelolaan limbah B3 atau limbah medis dari fasilitas pelayanan kesehatan yang ada di Bumi Gawi Barinjam pada Kamis, 17 Oktober 2019.
BORNEONEWS, Sukamara - Polres Sukamara telah menetapkan sebanyak 7tersangka pembakar hutan dan lahan (karhutla) di Bumi Gawi Barinjam, sejak Agustus hingga Oktober 2019, "Dalam dua bulan terakhir ini…
Tujuan tersangka H warga Kelurahan Mendawai, tersangka BD dan N warga Desa Kartamulia memang untuk membuka lahan yang nantinya dimanfaatkan untuk berkebun
Polsek Sukamara berhasil mengamankan 2 tersangka pembakar lahan berinisial BD dan N di Desa Kartamulia, Kecamatan Sukamara.
Polres Sukamara kembali menetapkan satu tersangka pembakar lahan di Jalan Haji Syamsi Desa Pudu, Kecamatan Sukamara, Kabupaten Sukamara.
Keberhasilan mencegah peredaran narkoba jenis sabu sebanyak setengah kilogram atau tepatnya 0,506 gram, Polres Sukamara sama saja menyelamatkan 2.000 jiwa dari bahaya narkoba.
Bupati Sukamara, Windu Subagio meminta masyarakat berkontribusi dalam upaya pencegahan peredaran narkoba di Bumi Gawi Barinjam.
Peredaran narkoba di Kabupaten Sukamara dinilai masih marak, masyarakat diimbau untuk lebih waspada terhadap hal-hal yang dapat menjerumuskan.
Polres Sukamara terus mempelajari strategi yang digunakan para pengedar narkoba dalam melancarkan aksi mereka.