Pemkab Sukamara Dukung Polres Sukamara Ungkap Narkoba
Bupati Sukamara Windu Subagio mendukung upaya Polres Sukamara melalui Satres Narkoba dalam mengungkap jaringan peredaran narkotika di Bumi Gawi Barinjam.
Bupati Sukamara Windu Subagio mendukung upaya Polres Sukamara melalui Satres Narkoba dalam mengungkap jaringan peredaran narkotika di Bumi Gawi Barinjam.
Komite Nasional Pemuda Indonesia atau KNPI Kabupaten Sukamara diminta untuk mempersiapkan generasi penerus yang memiliki moralitas kuat.
Salah satu cara menghindarkan kaum muda dari hal-hal tersebut adalah memperkuat akhlak, moralitas dan kreativitas
Tujuan Musda ini untuk meningkatkan konsolidasi antar organisasi yang berhimpun di KNPI Kabupaten Sukamara
Pengungkapan kasus tersebut juga diharapkan sebagai efek jera kepada tersangka, juga kepada pihak lain yang juga terlibat dalam jaringan narkoba
Selain masyarakat, pejabat yang diberikan amanah untuk memerangi narkoba, baik secara langsung maupun tidak langsung harus terlibat dalam mencegah peredaran narkoba di wilayahnya
Tanpa dukungan Pemda, dukungan dari Forkopimda dan ketua DPRD, maka Polri tidak bisa bergerak sendiri tanpa dibantu masyarakat
Keberhasilan ini karena rasa satu-kesatuan semua pihak dengan memberikan informasi yang dibutuhkan pihak kepolisian, sehingga jajaran Polres Sukamara berhasil mengungkap kasus sabu
Bupati berharap momen ini selain memberikan efek jera kepada tersangka juga kepada pihak lain yang juga terlibat dalam jaringan narkoba
Untuk bisa membongkar jaringan peredaran narkoba dalam jumlah besar tidak mudah. Harus ada usaha dan kerja keras yang harus dilakukan pihak kepolisian
Dalam pemusnahan barang bukti yang diperkirakan mencapai Rp 1 miliar ini dihadiri Bupati Sukamara Windu Subagio dan pejabat lainnya
Bupati Sukamara, Windu Subagio terus mengimbau masyarakat agar tidak membakar lahan. Pasalnya, hal itu bisa memicu musibah yang merugikan banyak pihak.
Program ini sudah diwacanakan yang akan direalisasikan pada 2020. Dia berharap agar program ini disambut baik oleh masyarakat
Pelatihan In Chountry Chourse On Teacher-Made Teaching Aids diharapkan dapat merubah pola guru dalam mengajar matematika. Adapun pengajaran yang diberikan, agar lebih menyenangkan bagi murid.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan atau Disdikbud Sukamara, Chairuddin mengatakan, pelatihan guru matematika bertujuan untuk menyediakan pendidikan yang berkualitas.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sukamara bekerjasama dengan Seameo Regional Center For Qitep In Mathematic menggelar pelatihan In Chountry Chourse On Teacher-Made Teaching Aids bagi guru matematika.
Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Sukamara, Ahmad Zunani mengatakan, tujuan dari pelatihan manajemen homestay adalah memperluas peluang usaha bagi masyarakat.
Sumber Daya Manusia dan Sumber Daya Alam menjadi faktor utama dalam mengembangkan potensi lokal untuk membangun daerah.
Peserta pelatihan manajemen homestay dapat mengikuti pelatihan dengan baik, sehingga ilmu yang didapat dari narasumber kedepannya dapat diterapkan dalam memajukan pariwisata yang ada di wilayah masing-masing.
Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Sukamara, Ahmad Zunani mengatakan, industri pariwisata dapat menjadi tulang punggung perekonomian.