BORNEONEWS, Barito Kuala – Pengendara yang melintasi jalur Trans Kalimantan di wilayah Anjir Pasar, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan, diimbau berhati-hati. Ceceran solar dilaporkan membentang di permukaan jalan dan berpotensi membahayakan pengendara pada Selasa sore, 27 Oktober 2026.

Ceceran tersebut dilaporkan berada di jalur Trans Kalimantan dari Kilometer 18 Anjir Pasar hingga Kilometer 15, mendekati perbatasan Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.

Husni, warga setempat, mengatakan laporan ceceran solar tidak hanya ditemukan di sekitar Kilometer 18, tetapi juga di Kilometer 15.

“Nah, dari Pal 18, tadi ada laporan di Pal 15 juga ada ceceran,” ungkap Husni.

Ceceran solar itu berada di jalur sebelah kanan jika perjalanan dilakukan dari arah Kapuas. Kondisi tersebut perlu diwaspadai pengendara yang melintas, terutama pengendara sepeda motor yang berisiko kehilangan kendali saat melintasi permukaan jalan yang licin.

Hingga informasi ini disusun, belum diketahui apakah ceceran solar tersebut telah menyebabkan kecelakaan atau korban. Penyebab munculnya ceceran juga belum diketahui.

Belum ada kepastian apakah ceceran solar di sepanjang jalur tersebut telah dibersihkan. Pengendara yang melintas di kawasan itu diminta mengurangi kecepatan dan meningkatkan kewaspadaan hingga kondisi jalan dipastikan aman. (SABRIANOOR/H)