BORNEONEWS, Pulang Pisau - Yupis (38), warga Kelurahan Bereng, Kecamatan Kahayan Hilir, Kabupaten Pulang Pisau, yang sebelumnya dilaporkan hilang saat mencari kayu galam di kawasan Sei Hambie, Kelurahan Kalawa, Kamis, 29 Oktober 2026, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Jumat sore, 30 Oktober 2026.

Jasad korban ditemukan di tepian Daerah Aliran Sungai (DAS) Kahayan, sekitar 50 meter dari muara Sei Hambie, sekira pukul 15.00 WIB.

Kasat Reskrim Polres Pulang Pisau AKP Rizky Hidayah Harahap membenarkan penemuan jasad korban tersebut. Setelah ditemukan, jenazah langsung dievakuasi ke RSUD Pulang Pisau untuk menjalani pemeriksaan medis.

"Pukul 15.00 WIB ditemukan jenazah korban di tepian DAS Kahayan. Selanjutnya dilakukan proses evakuasi ke RSUD Pulang Pisau untuk dilakukan visum," kata AKP Rizky, Jumat, 30 Oktober 2026.

Menurut Rizky, berdasarkan dugaan sementara, korban meninggal dunia akibat tenggelam saat mencari kayu galam di kawasan tersebut.

Dari hasil pemeriksaan awal, petugas juga tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

"Korban diduga tenggelam saat mencari kayu galam. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Namun, masih dilakukan pemeriksaan lebih intensif di RSUD Pulang Pisau untuk mengetahui penyebab pasti kematiannya," jelasnya.

Sebelumnya, Yupis dilaporkan hilang setelah berangkat mencari kayu galam pada Kamis. Korban diketahui sempat pulang sekitar pukul 10.00 WIB, sebelum kembali berangkat untuk memenuhi pesanan kayu galam.

Namun, hingga pukul 18.00 WIB, korban tak kunjung kembali ke rumah sehingga pihak keluarga mulai mencari keberadaannya.

Pencarian tersebut akhirnya berujung duka setelah korban ditemukan meninggal dunia pada Jumat sore di tepian DAS Kahayan. (RETHA/H)