KALSEL – BORNEONEWS, Banjarmasin -Insiden truk bermuatan yang terguling hingga keluar badan jalan terjadi di sebuah jalan yang masih dalam tahap pembangunan di Desa Binjai Pirua, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan, Minggu sore, 1 November 2026.
Kecelakaan tersebut mengakibatkan satu orang dilaporkan tertindih badan truk. Warga di sekitar lokasi kemudian meminta bantuan alat berat untuk mengevakuasi kendaraan sekaligus korban yang masih terjebak.
Sebuah ekskavator didatangkan ke lokasi untuk membantu proses evakuasi. Namun, dalam perkembangan berikutnya, operator alat berat tersebut justru dilaporkan mengalami kondisi darurat saat berada di lokasi kejadian.
"Operator ekskavator yang sebelumnya dikabarkan mengalami kejang-kejang, tadi meninggal dunia," ungkap relawan di lokasi.
Sementara itu, nasib korban yang tertindih truk belum diketahui. Informasi terakhir yang beredar menyebutkan kondisi korban masih belum terkonfirmasi karena proses evakuasi belum dapat dilanjutkan.
"Untuk korban yang tertindih belum diketahui lagi kondisinya. Warga mau ada selamatan dahulu, baru evakuasi. Malam ini didatangkan ekskavator kedua," demikian informasi yang disampaikan dalam laporan tersebut.
Ekskavator kedua kemudian didatangkan pada Minggu malam untuk membantu proses evakuasi truk yang masih terguling.
Hingga berita ini ditulis, identitas korban yang tertindih, kondisi terkini korban, serta kronologi lengkap kecelakaan belum diketahui. Penyebab meninggalnya operator ekskavator juga masih menunggu keterangan lebih lanjut dari pihak berwenang. (SABRIANOOR/Y)









