BORNEONEWS, Bandung – Isenmulang FC harus menelan kekalahan telak 0-4 saat bertandang ke markas Persib Bandung pada pekan kedelapan BRI Super League di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Minggu, 1 November 2026.

Pelatih Isenmulang FC, Mundari Karya, mengakui timnya kalah kualitas dan gagal mengimbangi permainan Persib yang mampu memanfaatkan kesalahan di area krusial.

Mundari mengatakan sejak awal timnya datang dengan ambisi mencuri poin. Namun, target tersebut gagal diwujudkan setelah Persib tampil lebih efektif dalam memaksimalkan peluang.

"Sejak awal saya sudah katakan bahwa menghadapi tim terbaik dengan pemain-pemain terbaik tidak hanya membutuhkan kepercayaan diri," kata Mundari.

Dalam laga tersebut, gawang Isenmulang FC dibobol Mariano Peralta, Luka Menalo yang mencetak dua gol dan Marc Klok.

Mundari menyoroti buruknya transisi permainan dan seringnya pemain kehilangan bola di area berbahaya.

Menurutnya, kelemahan itu dimanfaatkan Persib melalui serangan balik cepat yang menghasilkan tiga gol pada babak pertama.

Isenmulang FC kemudian kesulitan keluar dari tekanan dan gagal menciptakan respons yang cukup untuk mengubah jalannya pertandingan.

Meski kalah telak, Mundari enggan membebankan hasil tersebut kepada para pemain.

Ia menilai kekalahan menjadi tanggung jawab bersama, dengan dirinya sebagai pelatih menjadi pihak yang paling bertanggung jawab.

"Ini merupakan kesalahan kolektif dari semuanya, tetapi pada intinya pelatih yang harus bertanggung jawab. Saya bertanggung jawab penuh atas kekalahan ini," ujarnya.

Kekalahan 0-4 menjadi bahan evaluasi bagi Isenmulang FC untuk memperbaiki konsistensi permainan, terutama pada aspek transisi dan penguasaan bola di area penting.

Sumber: ANTARA/I.League