BORNEONEWS, Palangka Raya – Pembinaan atlet menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dituntaskan pengurus Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia atau PBSI di tingkat kabupaten. Pengurus baru diminta tidak hanya mengaktifkan organisasi, tetapi juga memperbanyak sistem pembinaan untuk mencetak atlet berprestasi.

Ketua Pengprov PBSI Kalteng, Sugiyanto menegaskan hal tersebut seusai melantik empat pengurus kabupaten PBSI di Aula Hotel Dandang Tingang, Palangka Raya, pekan lalu.

Empat pengurus yang dilantik meliputi Pengkab PBSI Gunung Mas, Barito Utara, Barito Timur, dan Katingan.

Sugiyanto mengatakan, pembinaan atlet harus menjadi salah satu prioritas kepengurusan baru. Sebab, peningkatan prestasi tidak bisa dilakukan secara instan, melainkan membutuhkan sistem pembinaan yang terarah dan berkesinambungan.

"Kejurprov tetap menjadi agenda rutin yang harus kita lakukan tujuannya untuk menambah jam terbang dan prestasi atlet kita. Kita harapkan kepada para pengurus kabupaten yang baru dilantik agar sistem pembinaan atlet di daerahnya diperbaiki dan diperbanyak," kata Sugiyanto pada Senin, 2 November 2026.

Menurutnya, kejuaraan tingkat provinsi memiliki peran penting dalam mengukur kemampuan atlet sekaligus memberikan pengalaman bertanding. Melalui kompetisi rutin, atlet daerah memiliki kesempatan untuk meningkatkan kemampuan dan mental bertanding.

PBSI Kalteng sendiri menargetkan lahirnya pebulu tangkis yang mampu bersaing tidak hanya di tingkat regional, tetapi juga nasional hingga internasional.

Untuk mendukung target tersebut, ketersediaan belasan wasit berlisensi nasional menjadi salah satu modal dalam menyelenggarakan kompetisi yang berkualitas.

Sugiyanto berharap, empat pengurus kabupaten yang baru dilantik dapat segera menyusun program kerja dan memperkuat pembinaan di daerah masing-masing. (TESTI PRISCILLA/j)