BORNEONEWS, Palangka Raya – Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kalimantan Tengah 2026 menjadi salah satu tahapan untuk menyeleksi atlet yang akan memperkuat daerah pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) PBSI di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, pertengahan Desember mendatang.

Ketua Umum Pengprov PBSI Kalteng, Sugiyanto mengatakan, para atlet yang berhasil meraih gelar juara dalam Kejurprov akan dipersiapkan untuk mewakili Kalimantan Tengah pada kompetisi nasional tersebut.

Karena itu, Kejurprov yang berlangsung di GOR Pratama, Palangka Raya, pada 30 Oktober hingga 1 November 2026 tidak sekadar menjadi ajang perebutan gelar juara tingkat provinsi.

”Selain itu, para juara nantinya dipersiapkan membela Kalimantan Tengah dalam Kejurnas PBSI di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, pada pertengahan Desember 2026 mendatang,” ujar Sugiyanto pada Jumat, 30 Oktober 2026.

Sebanyak 220 pebulutangkis dari 13 kabupaten dan satu kota ambil bagian dalam kejuaraan tersebut. Mereka bersaing pada 16 kategori yang telah disiapkan panitia.

Persaingan antaratlet dari berbagai daerah diharapkan menghasilkan atlet-atlet potensial yang mampu bersaing di tingkat nasional. Kejuaraan ini sekaligus menjadi kesempatan bagi jajaran pelatih untuk melihat kesiapan atlet sebelum menentukan komposisi kekuatan daerah.

Sugiyanto menjelaskan, pemilihan kategori pertandingan juga mempertimbangkan kebutuhan pembinaan dan agenda kompetisi yang akan dihadapi atlet. Seluruh kelas yang dipertandingkan pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) turut dimasukkan dalam Kejurprov.

Dengan skema tersebut, PBSI Kalteng ingin memastikan atlet yang dipersiapkan tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga pengalaman bertanding yang memadai.

Ketua Harian KONI Kalteng, Hasanuddin Noor menyambut baik pelaksanaan kejuaraan tersebut. Dia menilai kompetisi yang dilaksanakan secara berkelanjutan menjadi bagian penting dalam menciptakan atlet berprestasi.

PBSI Kalteng diharapkan mampu memanfaatkan Kejurprov sebagai salah satu instrumen pembinaan untuk meningkatkan daya saing atlet daerah saat menghadapi persaingan nasional.(TESTI PRISCILLA/R)