PANGKALAN BUN, KOTAWARINGIN BARAT – BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Aktivitas penerbangan reguler di Bandara Iskandar Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah, mulai kembali normal setelah Batik Air kembali beroperasi sejak Minggu, 1 November 2026, menyusul membaiknya kondisi jarak pandang akibat kabut asap.
Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas II Iskandar Pangkalan Bun, Asri Alie, menyampaikan Batik Air kembali melayani penerbangan sesuai jadwal. Bahkan, Senin, 2 November 2026, penerbangan Batik Air rute Pangkalan Bun menuju Jakarta (PKN-CGK) juga dijadwalkan beroperasi pada sore hari.
"Mulai tanggal 1 Batik Air sudah beroperasi. Untuk hari ini juga Batik sore PKN ke CGK beroperasi terjadwal," jelas Asri Alie.
Selain Batik Air, maskapai NAM Air juga dijadwalkan kembali melayani penerbangan pada Selasa, 3 November 2026. Rencananya, seluruh rute penerbangan NAM Air akan kembali beroperasi.
"Besok dijadwalkan NAM Air all route," jelasnya.
Kembalinya aktivitas penerbangan tersebut menjadi perkembangan positif setelah sebelumnya penerbangan reguler di Bandara Iskandar terganggu akibat kabut asap.
Kondisi tersebut sempat menyebabkan jarak pandang menurun hingga menghambat operasional penerbangan dari dan menuju Pangkalan Bun.
Asri Alie berharap seluruh penerbangan yang dijadwalkan pada Senin dan Selasa dapat terlaksana sesuai jadwal atau on schedule. Ia juga berharap kondisi jarak pandang di sekitar bandara tetap berada dalam rentang aman meskipun asap mulai kembali muncul.
"Semoga penerbangan hari ini dan besok on schedule dan terlaksana, dan visibility di bandara masih di rentang aman yaitu berada pada kisaran 1.800 hingga 2.000 meter, walaupun asap mulai muncul," jelasnya.
Meski penerbangan mulai kembali berjalan, kondisi kabut asap tetap perlu diwaspadai. Sebab, perubahan jarak pandang dapat memengaruhi kelancaran operasional penerbangan.
Karena itu, perkembangan kondisi cuaca dan jarak pandang di Bandara Iskandar tetap menjadi perhatian untuk memastikan penerbangan berlangsung dengan mengutamakan keamanan dan keselamatan penumpang maupun awak pesawat. (WAHYU KRIDA/j)









