BORNEONEWS, Palangka Raya – PT Bursa Efek Indonesia atau BEI bersama PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) akan menggelar Capital Market Summit & Expo atau CMSE 2026 pada 5-7 November 2026.
Kegiatan yang didukung Otoritas Jasa Keuangan atau OJK tersebut menjadi bagian dari rangkaian Bulan Inklusi Keuangan sekaligus memperingati 49 tahun diaktifkannya kembali Pasar Modal Indonesia.
CMSE 2026 mengusung tema "Satu Langkah Investasi, Berjuta Peluang Masa Depan".
"Kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pasar modal sekaligus memperluas partisipasi investor di Indonesia," kata Ketua Panitia HUT ke-49 Pasar Modal Indonesia, Dharma Setyadi pada Rabu, 4 November 2026.
Selama tiga hari pelaksanaan, menurutnya CMSE 2026 akan menghadirkan berbagai kegiatan, mulai dari seremoni, seminar, pemberian penghargaan, talkshow edukatif hingga pameran produk dan layanan pasar modal.
"Melalui kegiatan tersebut, masyarakat, baik calon investor maupun investor, diharapkan mendapatkan akses informasi yang lebih luas mengenai investasi dan perkembangan pasar modal," tambahnya.
Selain itu, CMSE 2026 menjadi wadah interaksi antara masyarakat dengan perusahaan tercatat, perusahaan efek, regulator, social media influencer, serta komunitas pasar modal.
Rangkaian kegiatan diawali dengan Opening Ceremony CMSE 2026 pada Kamis, 5 November 2026, di Main Hall Bursa Efek Indonesia, Jalan Jenderal Sudirman Kavling 52-53, Jakarta Selatan.
Selanjutnya, dilaksanakan penganugerahan Galeri Investasi BEI Award 2026 sebagai bentuk apresiasi terhadap Galeri Investasi BEI.
Adapun rangkaian CMSE 2026 pada Kamis berlangsung pukul 15.00-17.30 WIB. Sementara pada Jumat dan Sabtu (6-7/11/2026), kegiatan dimulai pukul 08.30 hingga 17.30 WIB.
Masyarakat juga dapat mengikuti rangkaian kegiatan tersebut melalui siaran kanal YouTube Indonesia Stock Exchange.(TESTI PRISCILLA/H)









