BORNEONEWS, Sampit – Kecamatan Antang Kalang berhasil menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Apresiasi Bunda PAUD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Tahun 2026. PAUD Kecamatan Antang Kalang, sukses meraih juara pertama dengan perolehan nilai tertinggi, yakni 841 poin.

‎Bunda PAUD Kecamatan Antang Kalang, Legendaria Okta Bellany Nusaku, mengungkapkan rasa syukur atas prestasi yang berhasil diraih tersebut. Menurutnya, penghargaan ini bukan sekadar pencapaian pribadi, melainkan hasil dari kerja sama dan dukungan berbagai pihak dalam memajukan layanan pendidikan anak usia dini.

‎"Kami sangat bersyukur untuk pencapaian Apresiasi tersebut. Ini merupakan hasil kerja sama dan dukungan semua pihak yang selama ini ikut berkontribusi dalam memajukan PAUD di Kecamatan Antang Kalang," ujarnya, Sabtu, 7 November 2026.

‎Kegiatan Apresiasi Bunda Paud Kecamatan, Kelurahan/Desa, dan Paud HI Percontohan Tingkat Kabupaten Kotawaringin Timur Tahun 2026 tersebut dilaksanakan pada Jumat (6/11/2026).

‎Prestasi Bunda PAUD Kecamatan Antang Kalang tersebut mengungguli Kecamatan Baamang yang berada di posisi kedua dengan nilai 796 poin. Sementara posisi ketiga diraih Kecamatan Pulau Hanaut dengan total nilai 765 poin.

‎Capaian ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kecamatan Antang Kalang, sekaligus menunjukkan komitmen dalam mendukung pengembangan pendidikan anak usia dini (PAUD).

‎Ia berharap, prestasi tersebut dapat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini, termasuk memperkuat peran Bunda PAUD dalam mendorong tumbuh kembang anak di Kecamatan Antang Kalang.

‎"Harapan kami, capaian ini tidak membuat kita berpuas diri. Justru menjadi penyemangat untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas layanan PAUD, serta memberikan pendidikan terbaik bagi anak-anak sejak usia dini," tuturnya.

‎Menurutnya, pendidikan anak usia dini merupakan fondasi penting dalam membentuk karakter, kemampuan, dan kepribadian anak sebelum memasuki jenjang pendidikan selanjutnya.

‎"Karena itu, sinergi antara Bunda PAUD, tenaga pendidik, pemerintah kecamatan, serta masyarakat dinilai penting agar layanan PAUD semakin berkualitas dan mampu menjangkau seluruh anak" imbuhnya. (DEVI/y)

‎

‎