BORNEONEWS,Pulang Pisau-Mengahadapi kemarau panjang tahun ini yang berimbas pada kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) diharapkan tidak menimbulkan kebakaran lahan yang berimbas pada kabut asap seperti tahun sebelumnya. Demikian dikatakan Kepala Dinas Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Pulang Pisau Slamet Untung Rianto, Jumat (27/5).
Dia mengatakan berbagai persiapan telah dilakukan pemerintah Daerah Pulpis melalui SKPD terkait, salah satunya adalah Dinas Perkebunan dan Kehutanan ( Disbunhut) Kabupaten Pulpis yang mengaku sudah beberapa bulan lalu melakukan tindakan prefentif kepada masyarakat untuk bisa menjaga dampak api musim kemarau.
Menurut Slamet musim kemarau tahun 2016 ini kemungkinan akan dimulai pada bulan juni depan. Bahkan tanda-tanda itu bisa dilihat dengan sudah memasuki musim pancaroba yang menjadi tanda akan memasuki musim kemarau. Dia mengatakan juga akan ada perbedaan pencegahan dan penanggulangan yang dilakukan Pulang Pisau dibanding tahun sebelumnya.
“Salah satunya dengan membentuk Tim terpadu, yakni tim yang terdiri dari berbagai instansi untuk menyikapi kemarau dan kebakaran lahan. Di dalam tim terpadu itu ada BLH, BPBD, Dinas kehutanan dan Perkebunan, Damkar, pekerja media serta beberapa tokoh masyarakat. Nantinya di tim inilah yang menjadi cikal bakal dalam upaya menyikapi kebakaran yang ada, kalau tahun sebelumnya kan semua seperti jalan sendiri-sendiri sehingga tidak padu,” terang. (DY/*)
Upaya Prefentif Diharapkan Bisa Tanggulangi Karhutla
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
BPBD Kotawaringin Timur Paparkan Upaya Pencegahan Karhutla di Kotawaringin Barat
BPBD Kotim Paparkan Upaya Pencegahan Karhutla di Kotawaringin Barat
Dinkes Sukamara Tanggulangi Penyakit Tidak Menular
Pemkab Kobar Diharapkan Cari Cara Atasi Desa Terpencil Yang Terissolasi
BBGRM Upaya Memelihara Tradisi Bangsa
Gubernur Baru Diharapkan Tingkatkan Pembangunan Kalteng
Komentar (0)
Memuat komentar…

