**Borneonews - Jakarta**, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan bahwa alokasi belanja dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2023 akan difokuskan untuk sektor pendidikan serta perlindungan sosial. Ia menjelaskan bahwa upaya ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memberikan dukungan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Dalam penyampaian tersebut, Sri Mulyani menegaskan pentingnya pengoptimalan penggunaan anggaran untuk dua sektor tersebut, mengingat keduanya memiliki dampak yang signifikan bagi pertumbuhan dan perkembangan masyarakat secara keseluruhan. Sektor pendidikan diharapkan dapat meningkatkan kemampuan dan keterampilan generasi muda, sementara perlindungan sosial akan membantu menjaga kesejahteraan kelompok rentan dalam masyarakat.
Adanya fokus yang jelas pada pendidikan dan perlinsos diharapkan dapat menjawab tantangan yang ada, serta memberikan manfaat yang berkelanjutan terhadap kesejahteraan rakyat Indonesia. Dalam konteks ini, kementerian akan terus berupaya memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan mampu memberi dampak positif dan berarti bagi masyarakat.
ANTARA
Fokus Belanja APBN 2023 untuk Pendidikan dan Perlindungan Sosial
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
BPJAMSOSTEK Perluas Perlindungan Jaminan Sosial Pekerja Informal
528 Pedagang Gianyar Terima Kartu BPJS Ketenagakerjaan untuk Perlindungan Sosial
Perlindungan Sosial Seumur Hidup untuk Masyarakat Pra-Sejahtera
Mentri Sosial Dorong Pekerja Sosial Dukung Perlindungan Seumur Hidup
Perlindungan Jaminan Sosial bagi 30 Ribu Pekerja Rentan Papua
Pemerhati: Pemerintah Harus Fokus Tingkatkan Kualitas Pendidikan
Komentar (0)
Memuat komentar…







