**Borneonews - Jakarta**, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) melalui Plt. Kepala BPKP, Muhammad Yusuf Ateh, mengungkapkan pencapaian signifikan dalam penyelamatan keuangan negara. Sepanjang tahun 2023, BPKP berhasil menyelamatkan dana negara sebesar Rp21,89 triliun.
Pernyataan ini disampaikan dalam sebuah rapat dengan Komisi XI DPR RI yang berlangsung di Jakarta pada hari Kamis. Dalam forum tersebut, Muhammad Yusuf Ateh menjelaskan berbagai langkah dan strategi yang telah diterapkan oleh BPKP untuk mencapai angka tersebut.
Kontribusi ini mencerminkan upaya maksimal dari BPKP dalam menjaga kestabilan dan integritas keuangan negara. Penyelamatan dana yang substansial ini tentu menjadi sangat penting, terutama di tengah tantangan ekonomi yang dihadapi.
BPKP berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan dan evaluasi yang ketat terhadap penggunaan anggaran negara agar dana yang ditujukan untuk pembangunan dan pelayanan publik dapat digunakan secara efisien dan efektif. Hal ini juga menunjukkan dedikasi BPKP dalam mendukung pemerintah dalam mencapai tujuan pembangunan yang berkelanjutan.
ANTARA
BPKP Selamatkan Keuangan Negara Hingga Rp21,89 Triliun di 2023
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
KPPBC Kudus ungkap 118 kasus rokok ilegal dan selamatkan potensi penerimaan negara
KAI Selamatkan Aset Negara Senilai Rp731,53 Miliar per September 2024
Kejaksaan Negeri Gunung Mas Selamatkan Uang Negara Sebesar Rp400 Juta Lebih
Aset Keuangan Syariah Capai Rp2.742 Triliun Hingga Agustus 2024
Kementerian Keuangan Salurkan DBH Migas Rp1,179 Triliun untuk Papua Barat
Mengenal Pooling Fund Bencana untuk Kesiapsiagaan Keuangan Negara
Komentar (0)
Memuat komentar…







