**Borneonews - Tanjungpinang**, Tim SAR gabungan berhasil menemukan jasad seorang siswi berusia 16 tahun bernama Cintami Putri Febriza, yang dilaporkan hilang setelah melompat ke laut di Kecamatan Kundur, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau. Penemuan tersebut terjadi pada Rabu, 4 September 2024, sekitar pukul 11.31 WIB.
Kepala Kantor SAR Kota Tanjungpinang, Fazzli, menjelaskan bahwa jasad korban ditemukan dalam kondisi mengapung dengan koordinat 0° 44.800 N - 103° 33.293 E. Selanjutnya, jasadnya telah dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Tanjungbatu Kundur untuk proses lebih lanjut.
Kronologis kejadian bermula pada Senin, 2 September 2024, ketika Cintami bersama seorang teman pria sepulang sekolah pergi ke Dermaga Satpolairud Sei Besi di Kecamatan Kundur, Tanjung Balai Karimun. Mereka berdua datang menggunakan sepeda motor dan sempat bercengkerama. Namun, dalam keadaan tak terduga, Cintami melompat dari dermaga ke dalam laut.
Teman lelakinya berusaha menyelamatkan Cintami dengan cara terjun ke dalam laut, namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil, karena Cintami sudah terseret arus. Setelah menerima laporan mengenai kejadian tersebut, tim SAR segera dikerahkan untuk melakukan pencarian di lokasi kejadian. Berkat upaya yang dilakukan, jasad Cintami dapat ditemukan pada hari ketiga pencarian.
Fazzli menyampaikan bahwa dengan ditemukannya jasad korban, operasi SAR yang dilakukan untuk menanggapi situasi membahayakan ini resmi ditutup. Dalam pencarian tersebut, tim SAR melibatkan berbagai unsur, termasuk personel SAR Tanjungpinang, Pos SAR Tanjung Balai Karimun, TNI, Polri, KPLP, serta masyarakat nelayan setempat yang turut serta dalam operasi pencarian.
ANTARA
Tim SAR Temukan Jasad Siswi Hilang di Laut Tanjungpinang
Bagikan:

BATAM –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Siswi MAN Kotim Meninggal Dunia Terlibat Kecelakaan
Diancam Mantan Pacar Sebarkan Video Syur, Siswi SMA di Palangka Raya datangi Polisi
Lima Warga Hilang di Hutan Babual Baboti Kobar Ditemukan Dalam Kondisi Lemas
Perahu Rombongan Pemancing Asal Palangka Raya Terbalik di Ujung Pandaran, Satu Orang Hilang
Setelah Hilang 2 Hari, Pemancing Asal Palangka Raya yang Tenggelam di Ujung Pandaran Ditemukan Dalam Kondisi Meninggal
BNPB Buka Posko Aduan Korban Hilang Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki
Komentar (0)
Memuat komentar…







