BORNEONEWS, Kobar - Kasus gigitan anjing belakangan ini meningkat, namun jumlah vaksin antirabies (VAR) yang tersedia pada Dinas Kesehatan Kotawaringin Barat (Dinkes Kobar) menipis. Saat ini hanya 24 vial vaksin yang tersedia untuk korban gigitan anjing. 4 vial masih di Dinkes Kobar dan 20 vial lainnya persediaan yang belum diambil pada vendor obat-obatan, sisa pengadaan 100 vial dari dana APBD Kobar tahun 2016.
Kabid Pengendalian Masalah Kesehatan (PMK) Dinas Kesehatan Kotawaringin Barat, Arif Susanto, Kamis (28/7/2016) menjelaskan dengan jumlah VAR yang ada sudah tidak cukup lagi bila dua anjing yang menggigit 11 warga Kecamatan Pangkalan Lada, Juli ini diketahui mengidap rabies.
"Karena itulah kita masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium dari otak anjing yang menggigit korban yang dikirimkan oleh Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kobar Balai Penyidikan dan Pengujian Veteriner (BPPV) Regional V Banjarbaru di Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Laboratorium dan Klinik Hewan di Palangka Raya," jelasnya.
Bila memang anjing yang menggigit warga tersebut diketahuk rabies, pemberian VAR terhadap korban tentunya harus semakin diintensifkan. "Bila terbukti rabies, tiap korban wajib mendapatkan suntikan VAR sebanyak 4 kali dalam rentang 2 minggu setelah digigit. Dengan jumlah VAR yang tersedia saat ini tentunya sangat tidak mencukupi," ujar Arif.
Selain itu, pihaknya juga sedang mengusahakan untuk mendapatkan bantuan VAR dengan cara mengirimkan surat kepada Kementerian Kesehatan (Kemenkes). "Sebenarnya jumlah stok VAR yang aman adalah 213 vials. Semoga kondisi ini kedepan tidak terulang lagi," kata Kabid Pengendalian Masalah Kesehatan, Dinas Kesehatan Kotawaringin Barat, Arif Susanto. (WAHYU KRIDA/N).
Gigitan Anjing Marak Lagi di Kobar, Vaksin Rabies Menipis
Bagikan:
- #Dinas Kesehatan Kotawaringin Barat
- #Vaksin Rabies Menipis
- #Kabid Pengendalian Masalah Kesehatan
- #Arif Susanto
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Sebagian Besar Korban Gigitan Anjing di Kobar Sudah dapat Pertolongan Awal
Dinkes Turunkan Tim Pantau Peredaran Vaksin Palsu di Kotawaringin Barat
16 Sampel Otak Anjing di Kobar Positif Rabies
Kepala Bappeda Kobar Digigit Anjing Bervirus Rabies
Kasus Gigitan Hewan di Rabies Center Meningkat
Rabies Masih Bisa Muncul karena Ada Pemilik Anjing Tidak Bersedia Peliharaannya Dapat Vaksinasi
Komentar (0)
Memuat komentar…

