**Borneonews - Cianjur**, Kepolisian Resort Cianjur, Jawa Barat, saat ini tengah melakukan penyelidikan terkait insiden tragis yang menewaskan seorang operator alat berat bernama Mamat alias Ujang (31 tahun). Insiden ini terjadi saat korban bekerja mengeruk tanah di galian pasiran yang terletak di Desa Sukamulya, Kecamatan Cilaku, pada Sabtu.
Kasat Reskrim Polres Cianjur, AKP Tono Listianto, mengungkapkan bahwa penyelidikan masih tetap sejalan untuk menentukan adanya unsur kelalaian yang mengakibatkan kematian korban. Selain itu, pihaknya juga memeriksa legalitas izin operasi galian pasir tersebut.
"Dalam proses penyelidikan ini, kami akan menginvestigasi kondisi yang mengarah pada kematian korban yang tertimbun tanah, serta mengecek kelengkapan izin galian pasir tersebut," ujar Tono di Cianjur.
Lebih lanjut, pihak kepolisian akan meminta keterangan dari beberapa saksi, termasuk pemilik galian, untuk mendapatkan keterangan menyeluruh mengenai insiden yang terjadi.
"Kami juga akan meneliti kelengkapan izin terkait galian pasir tipe C di Kecamatan Cilaku," tambahnya.
Sebelumnya, dilaporkan oleh Basarnas Cianjur dan petugas lainnya, upaya evakuasi terhadap jasad Mamat dilakukan setelah mereka menerima laporan dari warga sekitar. Proses evakuasi berlangsung sulit mengingat kondisi tanah yang bercampur dengan batu, memenuhi area sekitar 5 meter dari korban.
Kepala Basarnas Cianjur, Andika Zein, menjelaskan bahwa informasi dari saksi mata menyimak bahwa tanah tebing setinggi 25 meter yang sedang dikeruk oleh korban mendadak longsor. Kejadian ini mengakibatkan tanah menimbun korban beserta alat berat yang dioperasikannya.
Proses evakuasi memakan waktu hampir 3 jam, karena kondisi tanah yang tertimbun cukup kompleks. Akhirnya, jasad Mamat berhasil dikeluarkan dari dalam kabin alat berat dalam keadaan sudah tidak bernyawa. Selanjutnya, jasadnya diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan di pemakaman umum terdekat dengan rumahnya, yang berada di Kecamatan Cilaku.
ANTARA
Operator Alat Berat Tewas Tertimbun Tanah di Cianjur saat Bekerja
Bagikan:

BANDUNG –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Polresta Mataram Siapkan Penjemputan Paksa Penyewa Alat Berat
Dua Truk Alat Berat Tersangkut di Jembatan Bejarum Kotim Sebabkan Kemacetan
Willy-Habib Siapkan 100 Alat Berat untuk Atasi Kerusakan Jalan di Kalteng
DPRD Kotim Soroti Alat Berat Dinas SDABMBKPRKP Banyak Rusak
TPA Km 14 Kotim Butuh Alat Berat Baru untuk Atasi Sampah Menggunung
BKAD Cianjur Targetkan Sertifikasi 1.591 Tanah Sebelum 2028
Komentar (0)
Memuat komentar…







