**Borneonews - Hulu Sungai Utara**, Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Hulu Sungai Utara (Bawaslu HSU) menekankan pentingnya pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) yang jujur dan adil, yang dalam istilah lokal sering disebut *jurdil*, sebagai langkah strategis dalam menghasilkan pemimpin berkualitas. Pemimpin yang terpilih tersebut dianggap mampu berkontribusi bagi kemajuan pembangunan di masyarakat.
Syardani, selaku Komisioner Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi dan Hubungan Masyarakat Bawaslu HSU, menyampaikan bahwa untuk mewujudkan pelaksanaan pilkada yang *jurdil*, peran serta semua pihak secara aktif sangatlah diperlukan. Dia menekankan bahwa bukan hanya penyelenggara dan peserta pilkada yang terpanggil, tetapi juga ormas dan seluruh elemen masyarakat memiliki tanggung jawab penting dalam menciptakan pemilihan yang transparan dan fair.
Dalam konteks ini, Syardani juga mengingatkan betapa krusialnya netralitas aparat negara. Hal ini mencakup aparat sipil negara (ASN), anggota TNI, Polri, serta penyelenggara pilkada. Dia mengingatkan bahwa tindakan pelanggaran yang dilakukan oleh oknum tertentu demi kepentingan kelompok harus dihindari agar penyelenggaraan pilkada dapat berlangsung secara jujur dan adil serta tidak merugikan pihak-pihak tertentu.
Lebih lanjut, Syardani mengungkapkan bahwa Bawaslu HSU telah mengadakan sejumlah pertemuan dengan berbagai pihak. Pertemuan ini melibatkan lembaga pemerintah, penyelenggara pilkada, tokoh-tokoh masyarakat seperti tokoh agama dan pemuda, akademisi, serta aparat hukum. Melalui kolaborasi ini, diharapkan akan terbina sinergi yang baik dalam membangun pelaksanaan pilkada yang transparan dan adil.
Menurutnya, koordinasi yang rutin antar berbagai lembaga ini merupakan langkah penting dalam menjaga keharmonisan dan kelancaran proses pemilihan. Dengan demikian, pilkada yang berkualitas dapat tercipta, dan diharapkan menghasilkan pemimpin yang fokus pada misi pembangunan demi kesejahteraan masyarakat.
Syardani menegaskan bahwa ketika pilkada diadakan dengan prinsip kejujuran dan keadilan, akan ada kemungkinan besar menghasilkan pemimpin berkualitas yang mampu memberikan dampak positif bagi daerah yang dipimpinnya.
ANTARA
Bawaslu HSU Soroti Pentingnya Pilkada Jujur dan Adil untuk Kualitas Pemimpin
Bagikan:

BANJARMASIN –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
DPRD Kotim Soroti Pentingnya Air Bersih untuk Cegah Stunting
Bawaslu Palangka Raya Adakan Pelatihan Saksi Pilkada 2024
Bawaslu Kotim Sebut tak Ada Indikasi PSU di Pilkada 2024
Dugaan Pelanggaran di Pilkada Kapuas, Kuasa Hukum Paslon Erlin Hardi-Alberkat Melapor ke Bawaslu
Bawaslu: Berkurangnya Jumlah TPS pada Pilkada Pengaruhi Partisipasi
Bawaslu Palangka Raya: Kurangnya Bimtek Diduga Jadi Penyebab PSU di Dua TPS Pilkada Kalteng 2024
Komentar (0)
Memuat komentar…







