**Borneonews - Moskow**, Direktur Jenderal kantor berita TASS Rusia, Andrey Kondrashov, menyampaikan bahwa Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Media BRICS yang ke-7 diadakan dengan tujuan memperkuat peran media dalam usaha pembentukan tatanan dunia yang lebih *multipolar*.
Saat ini, BRICS, yang merupakan kelompok terdiri dari lima negara dengan perekonomian terbesar di dunia, yaitu Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan, memiliki pengaruh yang signifikan dalam ranah politik, ekonomi, serta kemanusiaan. Menurut Kondrashov, penting bagi para pemimpin negara anggota BRICS, serta para pemimpin media masing-masing, untuk saling berkoordinasi dalam upaya menciptakan tatanan dunia yang adil dan baru.
Forum media ini diinisiasi oleh Xinhua satu dekade lalu dan tahun ini untuk pertama kalinya diselenggarakan oleh TASS. Kondrashov menyampaikan rasa terima kasihnya kepada mitra dari China yang memberikan dukungan penuh terhadap usulan Rusia dalam menggelar acara ini. Ia juga menegaskan bahwa dukungan tersebut mencerminkan kemitraan strategis yang telah terjalin antara Rusia dan China di sektor media.
Moskow menjadi tuan rumah KTT Media BRICS yang berlangsung pada tanggal 13 hingga 17 September. Acara tersebut menghadirkan para pemimpin media terkemuka dari negara-negara anggota BRICS serta negara-negara lainnya yang telah mengajukan permohonan untuk bergabung dengan BRICS. Pertemuan ini diharapkan dapat memfasilitasi diskusi konstruktif demi penguatan posisi media dalam kancah internasional.
ANTARA
Perkuat Peran Media, KTT BRICS Digelar di Moskow 2024
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Menlu RI Akan Suarakan Solidaritas Negara Berkembang dalam KTT BRICS
Anggota DPR RI Dukung Indonesia Gabung BRICS Guna Perkuat Daya Tawar
Bawaslu Barito Selatan dan Media Perkuat Sinergitas Pilkada 2024
Airlangga: Indonesia Aktif Perkuat Peran di Kancah Global
IKADI Kalteng Gelar Rakorwil, Perkuat Peran Dai Gen Z
Pj Bupati Murung Raya Harap Pemuda Muhammadiyah dan Aisyiyah Perkuat Peran dalam Pembangunan Daerah
Komentar (0)
Memuat komentar…







