**Borneonews - Jakarta**, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, menginformasikan bahwa studi terkait pembangunan proyek kereta ringan, yang dikenal dengan istilah *light rail transit* (LRT), di Pulau Bali saat ini tengah berlangsung.
Luhut menegaskan bahwa proses pembiayaan proyek ini telah berjalan dengan baik, dan saat ini studi komprehensif sedang dilakukan untuk memastikan semua aspek proyek sesuai dengan kebutuhan yang ada. "Kita harus selalu berlandaskan pada hasil studi," katanya saat memberikan sambutan dalam acara peluncuran buku Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, yang berjudul "BKS dari Underdog Jadi Menteri."
Sementara itu, Luhut tidak merinci jumlah pembiayaan yang dibutuhkan untuk proyek pembangunan LRT di Bali. Ia menjelaskan bahwa desain untuk LRT yang akan dibangun di bawah tanah, atau *underground*, sedang diselesaikan. Jalur LRT ini direncanakan untuk menghubungkan Bandara Ngurah Rai dengan kawasan ekonomi khusus (KEK) yang ada di Bali.
Rute LRT tersebut akan mencakup beberapa lokasi strategis, termasuk Kura-Kura Bali, Sanur, dan kemungkinan perluasan hingga daerah Canggu. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas, konektivitas, serta mendukung sektor pariwisata di Pulau Dewata. "Kami saat ini masih dalam proses menyelesaikan desain LRT *underground* yang menghubungkan Bandara Ngurah Rai dengan kawasan ekonomi khusus, khususnya ke Kura-Kura Bali, Sanur, dan mungkin Canggu nantinya," ungkap Luhut.
Kekhawatiran mengenai penumpukan penumpang di Bandara Ngurah Rai setelah proyek LRT tidak terwujud juga disampaikan olehnya. Luhut mencatat bahwa pada tahun 2026, bandara tersebut diproyeksikan melayani sekitar 24 juta penumpang per tahun, sehingga infrastruktur transportasi yang memadai sangat diperlukan.
Di sisi lain, Dewa Made Indra, Sekretaris Daerah Bali, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mulai melakukan rapat persiapan terkait pembangunan kereta bawah tanah yang disebut Bali Subway. "Kemarin kami telah mengadakan rapat persiapan untuk peletakan batu pertama pembangunan LRT. Nanti setelah finalisasi, kami akan menentukan tanggal pelaksanaannya," kata Indra di Denpasar.
ANTARA
Studi Lanjutan Proyek LRT Bali, Dukungan untuk Pariwisata
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Dinkes Sukamara Laksanakan Sosialisasi Studi EHRA
Sosialiasi Studi EHRA Upaya Sukamara Mengejar Kabupaten/Kota Sehat
Studi Larap Bendungan Muara Juloi Ditargetkan Segera Selesai
Asesmen Lapangan Program Studi Seni Pertunjukan Keagamaan IAKN Palangka Raya
UPR Ajak Siswa SDN 1 Petuk Katimpun Menulis Cerita dari Ekologi Lokal
Kabut Asap Batasi Pembelajaran, UPR Alihkan Pelatihan Literasi Siswa ke Rumah
Komentar (0)
Memuat komentar…







