**Borneonews - Banda Aceh**, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menegaskan bahwa aplikasi *InaRISK personal* dirancang untuk membantu masyarakat dalam memantau ancaman atau potensi risiko bencana di daerah tempat mereka tinggal.
Analis Bencana dari Direktorat Sistem Penanggulangan Bencana BNPB, Didik Kurniawan, menyampaikan bahwa pengetahuan mengenai ancaman bencana yang ada di sekitar merupakan hal yang penting bagi setiap individu. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Didik Kurniawan saat ia memberikan paparan dalam acara sosialisasi terkait teknologi informasi kebencanaan, yang diselenggarakan di Auditorium UIN Ar-Raniry, Banda Aceh.
Didik menjelaskan bahwa aplikasi *InaRISK personal* dapat menganalisis potensi bencana berdasarkan data koordinat yang diperoleh melalui pengaktifan GPS pada perangkat pengguna. Dengan cara ini, aplikasi tersebut dapat memberikan informasi akurat mengenai ancaman bencana yang mungkin terjadi di lokasi pengguna berada. "Cukup aktifkan GPS, dan secara otomatis aplikasi ini akan menunjukkan lokasi kita serta potensi bencana yang ada," tuturnya.
Ia juga menambahkan bahwa meskipun aplikasi ini memberikan informasi yang cukup bermanfaat, tidak semua perkembangan situasi lapangan dapat diakomodasi secara real-time. Sebagai contoh, jika ada proyek pembangunan seperti bendungan, maka potensi bencana di area tersebut juga dapat berubah. "Namun, untuk keperluan pencegahan dan perencanaan, *InaRISK* tetap bisa dimanfaatkan. Banyak data yang terdapat dalam aplikasi ini berasal dari kementerian dan lembaga terkait," ujar Didik.
Meskipun dampak dari bencana masih sulit untuk dipastikan melalui aplikasi ini, masyarakat diharapkan dapat mengetahui potensi bencana yang ada. Saat ini, jumlah pengguna *InaRISK* sudah mencapai lebih dari 60 ribu. "Kami berharap agar setiap pengguna dapat minimal menyadari potensi bencana yang ada di wilayah mereka," ungkap Didik Kurniawan.
Untuk informasi lebih lanjut, *InaRISK personal* adalah aplikasi yang dapat diunduh pada sistem operasi Android dan iOS, yang memberikan informasi mengenai tingkat ancaman bencana dan rekomendasi tindakan mitigasi. Aplikasi ini mencakup fase sebelum, selama, dan setelah bencana terjadi.
Keberadaan *InaRISK personal* sangat penting untuk dimiliki oleh setiap individu sebagai upaya dalam mempersiapkan diri dan keluarga menghadapi bencana, sekaligus mendukung upaya pelaporan kegiatan pencegahan yang telah dilakukan.
ANTARA
Aplikasi InaRISK Personal, Solusi Pantau Risiko Bencana di Aceh
Bagikan:

BANDA ACEH –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Poltekkes Tanjungpinang Kembangkan Aplikasi ePoK untuk Pantau Balita
BPBD Mataram Siapkan Mitigasi Risiko Bencana Hidrometeorologi
Menko PMK Pastikan Pengurangan Risiko Bencana Tetap Menjadi Prioritas
BNPB Siapkan Pesantren Indonesia untuk Misi Pengurangan Risiko Bencana
Indeks Risiko Bencana Kalteng Berada Dikategori Sedang
Pengurangan Risiko Bencana Langkah Wujud Dukungan UU Penanggulangan Bencana
Komentar (0)
Memuat komentar…







