**Borneonews - Bintan**, Tim pencarian dan penyelamatan (SAR) gabungan telah menemukan seorang pria berusia 74 tahun bernama Murjani, yang dilaporkan hilang sejak tanggal 8 Oktober. Penemuan tersebut dilakukan di kawasan hutan Cikolek yang terletak di Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau.
Kepala Kantor SAR Kota Tanjungpinang, Fazzli, mengungkapkan bahwa jasad Murjani ditemukan pada hari Jumat sekitar pukul 12.00 WIB. Setelah penemuan tersebut, jenazah korban segera dibawa ke RSUP Raja Ahmad Tabib untuk keperluan autopsi lebih lanjut.
Sebelumnya, Murjani dilaporkan menghilang setelah meninggalkan rumahnya pada siang hari tanpa memberikan kabar. Beberapa hari berlalu tanpa kabar, keluarga korban yang merasa khawatir akhirnya melaporkan hilangnya Murjani kepada tim SAR gabungan.
Dalam proses pencarian tersebut, tim SAR gabungan yang terdiri dari petugas Kantor SAR Tanjungpinang, Polres Bintan, bhabinkamtibmas, babinsa, pemadam kebakaran, BPBD, taruna tanggap bencana, PMI, perangkat desa, serta masyarakat lokal di Toapaya, melakukan penyisiran menyeluruh di wilayah hutan Cikolek.
Setelah melakukan penyisiran secara intensif, tubuh Murjani ditemukan di area hutan dalam kondisi tidak bernyawa. Penemuan ini membawa duka mendalam bagi keluarga dan warga sekitar, di mana banyak dari mereka menyampaikan belasungkawa atas kepergian almarhum Murjani.
Dengan telah ditemukannya korban, operasi SAR dinyatakan selesai dan kami usulkan untuk ditutup, tambah Fazzli, menyimpulkan usaha pencarian yang telah dilakukan.
ANTARA
Tim SAR Temukan Murjani Meninggal di Hutan Cikolek Bintan
Bagikan:

BATAM –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Anggota DPRD Kalteng Kunjungi RSUD dr Murjani Sampit
Pelayanan RSUD dr Murjani Sampit Kembali di Cap Buruk Karena Batalkan Antrean Tanpa Solusi
Kembali Jadi Sorotan, DPRD Kotim Minta Laayanan RSUD dr Murjani Sampit Betul-Betul Berbenah
Tanggapi Keluhan Layanan di RSUD dr Murjani Sampit, Bupati Kotim: Rumah Sakit Kelebihan Kapasitas
Ketua DPRD Kotim Kembali akan Panggil Manajemen RSUD dr Murjani soal Layanan Buruk
Laboratorium Sabu di Pidie Gunakan Kaleng Cat Akrilik untuk Samarkan Narkoba
Komentar (0)
Memuat komentar…







