**Borneonews - Jakarta**, Presiden Terpilih Prabowo Subianto telah mengundang Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin untuk membahas sejumlah isu penting terkait bidang kesehatan. Pertemuan ini berlangsung di kediaman Prabowo di Kartanegara, dan berfokus pada masalah yang mencakup jumlah dokter serta vaksin untuk penyakit tuberkulosis dan malaria.
Dalam penjelasannya, Budi mengungkapkan bahwa ia dipanggil oleh Prabowo sekitar pukul 19.00 WIB. Ia menekankan pentingnya memastikan jumlah dokter di Indonesia, termasuk jumlah dokter spesialis, memadai untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. "Kita harus memikirkan bagaimana pendidikan dokter dan dokter spesialis ini bisa ditingkatkan. Apakah masyarakat yang masih kekurangan bisa mendapatkan pendidikan di dalam negeri, atau harus mencari kesempatan di luar negeri untuk mempercepat prosesnya," jelasnya.
Lebih lanjut, Prabowo juga menekankan perlunya peningkatan dalam pemeriksaan kesehatan untuk menjaga kesehatan masyarakat. "Beliau mengingatkan ada beberapa penyakit yang seharusnya bisa diatasi di Indonesia, seperti TB dan malaria. Penyakit-penyakit ini seharusnya bisa segera dieliminasi. Kita perlu mencari vaksin agar masyarakat kita bisa segera bebas dari penyakit ini," tambah Budi.
Ketika ditanya oleh awak media mengenai kemampuan Menteri Kesehatan untuk memenuhi harapan tersebut, Budi menyatakan bahwa Prabowo belum memberikan rincian lebih lanjut tentang komitmen tersebut.
Terkait dengan perbincangan tentang ekonomi dan keuangan serta tawaran posisi sebagai Menteri Keuangan, Budi menyampaikan bahwa pertemuan tersebut hanya difokuskan pada makan bersama, dan tidak ada diskusi lebih lanjut mengenai hal tersebut.
ANTARA
Prabowo Subianto bahas kesehatan, jumlah dokter, dan vaksin TB
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Dewan Berharap Dokter di Kotim Terus Tingkatkan Layanan Kesehatan untuk Masyarakat
Dasco Menghadap Prabowo Bahas Konsolidasi Gerindra ke Depan
RSUD Kapuas Bahas Insomnia pada Edukasi Kesehatan
Prabowo Gelontorkan Rp4,7 Triliun untuk Pemeriksaan Kesehatan Gratis
UPR Ajak Siswa SDN 1 Petuk Katimpun Menulis Cerita dari Ekologi Lokal
Kabut Asap Batasi Pembelajaran, UPR Alihkan Pelatihan Literasi Siswa ke Rumah
Komentar (0)
Memuat komentar…







