**Borneonews - Bone Bolango**, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Gorontalo berupaya meningkatkan ketahanan keluarga dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba. Tindakan ini dilakukan melalui monitoring dan evaluasi serta advokasi program yang berbasis pada sumber daya pembangunan desa di wilayah Kabupaten Bone Bolango.
Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat BNNP Gorontalo, Abdul Muhars Daud, menjelaskan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah guna memperbanyak jumlah keluarga yang memiliki pemahaman mendalam tentang cara-cara mencegah penyalahgunaan narkoba. Ia menekankan pentingnya peran serta keluarga dalam mengambil bagian dalam upaya pencegahan tersebut, sehingga fungsi keluarga dapat beroperasi dengan optimal. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan jumlah fasilitas pembinaan yang mendukung kegiatan ketahanan keluarga di kalangan masyarakat.
Dalam pelaksanaan kegiatan ini, BNNP Gorontalo juga berusaha mengajak perangkat desa dan pemangku kebijakan untuk mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya yang ada dalam program ketahanan keluarga anti narkoba. Kegiatan yang berlangsung diharapkan mampu merangkul komunitas dalam menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan bebas dari pengaruh negatif narkoba.
Sebanyak 30 peserta turut hadir dalam kegiatan tersebut, yang berasal dari berbagai instansi dan komunitas, termasuk perangkat desa, Bintara Pembina Desa (Babinsa), Bhabinkamtibmas, camat, tokoh masyarakat, dinas kesehatan, Puskesmas, dinas pendidikan, Kesbangpol, serta perwakilan dari berbagai organisasi kemasyarakatan seperti karang taruna, PKK, dan lainnya. Hal ini mencerminkan keterlibatan berbagai pihak dalam membangun ketahanan keluarga.
Kegiatan ini juga menghadirkan dua narasumber yang berkompeten, yaitu Kepala Inspektorat Bone Bolango, Fredi Lasut, dan Kepala Kesbangpol Bone Bolango, Fredi Ahmad. Dalam kesempatan tersebut, Fredi Lasut menggarisbawahi pentingnya peran orang tua dalam pencegahan narkotika di lingkungan keluarga. Ia juga menyinggung peran pemerintah dalam mendukung upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba serta menyarankan perlunya alokasi anggaran dana desa untuk mendukung program-program semacam ini.
Sementara itu, Kepala Kesbangpol memaparkan tentang pentingnya pemanfaatan dana desa dalam mengatasi permasalahan narkoba. Materi yang disampaikan menyinggung aspek-aspek penting seperti deteksi dini, pencegahan, pemberantasan, dan penanganan yang perlu diintegrasikan dalam upaya bersama untuk menanggulangi penyalahgunaan narkoba di masyarakat.
ANTARA
Ketahanan Keluarga Anti Narkoba Diperkuat di Bone Bolango
Bagikan:

GORONTALO –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Oluhuta Paradise di Bone Bolango Tawarkan Keindahan Bawah Laut
Program Prioritas DP3AP2KB Pulang Pisau 2025: Penanganan Stunting, Pemberdayaan Perempuan, dan Ketahanan Keluarga
Keluarga Miliki Peran Kuat Cegah Narkoba
Sosialisasi Anti Narkoba untuk Pelajar Murung Raya Tingkatkan Kesadaran Bahaya Narkotika
Polresta Palangka Raya Sosialisasi Anti-Narkoba kepada Pelajar
MenEkraf: Infrastruktur Ekonomi Kreatif Perlu Diperkuat dari Daerah
Komentar (0)
Memuat komentar…







