BORNEONEWS, Palangka Raya – Kolaborasi Sekolah Rakyat Merdeka Kalimantan Tengah (SRMK) dan Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Palangka Raya (BEM FH UPR) menghadirkan kegiatan bertajuk “Lingkungan Bersih, Hidup Bahagia” di bawah Jembatan Kahayan, Palangka Raya.
Kegiatan ini ditujukan untuk memperkenalkan literasi dasar serta pentingnya menjaga lingkungan kepada anak-anak usia TK hingga SD secara langsung melalui pengajaran di lapangan.
“Harapan dari kegiatan ini adalah agar adanya pemerataan pendidikan bagi anak-anak di kota Palangka Raya sehingga gap ilmu yang ada di antara anak-anak bisa berkurang,” kata Koordinator Utama SRMK, Riru Apriandami Ngindra di Palangka Raya, baru-baru ini.
Menurutnya, kegiatan tersebut diprakarsai oleh Wira Wibawa, Founder dan Kepala Pengajar Sekolah Rakyat Merdeka, yang juga merupakan aktivis muda dari Kalimantan Selatan.
Ketua BEM FH UPR, Dhimas Ari Yudha Pratama, mengatakan kegiatan ini diharapkan bisa membangun kesadaran lingkungan sejak dini melalui edukasi tentang sampah dan tanggung jawab sosial.
Melalui pendekatan sosial ini, mahasiswa hukum ingin menghadirkan keadilan tidak hanya di ruang sidang, tapi juga melalui aksi nyata bersama masyarakat.
Program ini menjadi langkah awal dalam memutus rantai buta huruf sekaligus membangun karakter peduli lingkungan di kalangan generasi muda. (HERMAWAN DP/R)
Sekolah Rakyat Merdeka Kalteng dan BEM FH UPR Kenalkan Pentingnya Literasi dan Lingkungan
Bagikan:

Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Dengan Mata Berkaca-kaca, Bupati Gunung Mas Optimistis Sekolah Rakyat Bisa Cetak Generasi Emas
100 Siswa Siap Mengemban Ilmu di Sekolah Rakyat Gunung Mas
MPLS Sekolah Rakyat di Kotim Dimulai
Sekolah Rakyat Diharapkan Jadi Solusi Masalah Pendidikan Bagi Keluarga Tidak Mampu
Sekolah Rakyat Jadi Tolak Ukur Tingkatkan Pendidikan di Wilayah Pelosok Kotim
DPRD Gunung Mas Minta Pengajar di Sekolah Rakyat Bisa Menjalankan Tugasnya dengan Hati
Komentar (0)
Memuat komentar…







