BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menargetkan cetak sawah seluas 85.740 hektare pada 2025 sebagai bagian dari program nasional kedaulatan pangan.
Langkah percepatan ini dibahas dalam rapat yang dipimpin Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Provinsi Kalteng, Rendy Lesmana, di Aula Dinas TPHP Kalteng.
"Kami berharap pihak yang terkait pekerjaan konstruksi mencermati masa tenggat waktu pekerjaan," kata Rendy Lesmana di Palangka Raya, baru-baru ini.
Ia meminta tim pengawas dan pelaksana konstruksi bekerja sesuai petunjuk teknis dan target yang ditetapkan untuk mengejar capaian program cetak sawah.
Rapat tersebut juga dihadiri tim pengawas swakelola dari sejumlah universitas dan politeknik luar Kalteng, serta tim pengawalan Inspektorat Jenderal Kementerian Pertanian.
Selain itu, Rendy menegaskan penyedia yang tidak memiliki excavator agar diputus kontraknya untuk menghindari keterlambatan lebih lanjut.
Program cetak sawah ini merupakan tindak lanjut arahan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam Rapat Koordinasi Pimpinan 4 Juli 2025. (HERMAWAN DP/R)
Kadis TPHP Tekankan Percepatan Cetak Sawah
Bagikan:

Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kementerian Pertanian Kawal Percepatan Proyek Cetak Sawah di Kalteng
Kementan Dorong Percepatan Cetak Sawah di Kalteng karena Waktu Efektif Hanya Dua Bulan
Kadis TPHP Kalteng: Panen Padi Lokal Kapuas Dukung Kemandirian Pangan Daerah
Gubernur Kalteng Pacu Program Cetak Sawah Wujudkan Ketahanan Pangan
Mentan Lapor Presiden Prabowo Cetak Sawah Berjalan Sesuai Target
Kementrans: Transmigrasi Lokal di Kalteng untuk Program Cetak Sawah
Komentar (0)
Memuat komentar…







