BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus melakukan percepatan pencetakan sawah baru sebagai bagian dari program ketahanan pangan nasional.
Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo menyampaikan bahwa progresnya telah mencapai 25 persen dari target 53 ribu hektare.
“Dari target sekitar 53 ribu hektare, saat ini progresnya sudah mencapai 25 persen,” ungkap Edy Pratowo seperti dikutip Borneonews pada Kamis, 23 Oktober 2025.
Ia menargetkan agar capaian tersebut dapat terealisasi sesuai rencana hingga akhir tahun. Edy menjelaskan bahwa lahan tersebut akan mulai dimanfaatkan untuk musim tanam pada tahun 2026.
Musim tanam direncanakan berlangsung pada sekitar April 2026, dengan estimasi panen pada September 2026. Selain pencetakan sawah baru, program optimalisasi lahan juga dijalankan untuk meningkatkan produktivitas lahan eksisting.
Optimalisasi dilakukan guna menghasilkan panen maksimal dari lahan pertanian yang telah tersedia sebelumnya. Edy memastikan program tersebut turut memperkuat upaya pemenuhan kebutuhan pangan nasional.
Ia berharap proses pencetakan sawah dan program optimalisasi lahan berjalan lancar dan memberikan kontribusi signifikan terhadap ketahanan pangan. (HERMAWAN DP/R)
Progres Cetak Sawah Baru di Kalteng Capai Seperempat Target
Bagikan:

Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Bupati dan Wabup Bartim Tinjau 406 Hektare Lokasi Cetak Sawah, Perkuat Ketahanan Pangan
Petani di Lokasi Cetak Sawah Antusias Sambut Kunjungan Bupati dan Wabup Bartim
Bupati Bartim Minta Masyarakat Sukseskan Program Cetak Sawah Rakyat di Tiga Kecamatan
Cetak Sawah Nasional Diperluas, Kalimantan Tengah Jadi Contoh Penguatan Pangan Daerah
Kotim Targetkan 733 Hektare Cetak Sawah Terealisasi dalam 3 Bulan
Pemkab Kotim Optimistis Tuntaskan Cetak Sawah 733 Hektare dalam Tiga Bulan
Komentar (0)
Memuat komentar…







