BORNEONEWS, Palangka Raya – Menteri P2MI Mukhtarudin menekankan pentingnya penggunaan sistem resmi SISCO P2MI sebagai upaya mencegah pekerja migran ilegal saat melakukan kunjungan kerja ke UMPR.
Ia menjelaskan bahwa SISCO P2MI menyediakan informasi lowongan kerja yang telah terverifikasi. Karena itu, pendaftar yang menggunakan sistem resmi akan mendapatkan kepastian pekerjaan serta perlindungan yang lebih baik.
“Kalau daftar lewat SISCO, pekerjaannya pasti jelas dan perlindungannya bagus. Jangan sampai terjebak yang tidak prosedural,” tegas Mukhtarudin dalam keterangannya di Palangka Raya seperti dikutip Borneonews pada Sabtu, 29 November 2025.
Dalam kegiatan tersebut, Mukhtarudin juga menyinggung tanggung jawab moralnya sebagai putra daerah atau “Uluh Itah” untuk mendukung peningkatan kualitas SDM Kalimantan Tengah. Ia mengajak mahasiswa agar fokus mengembangkan diri secara produktif.
Kunjungan ini menjadi bagian dari sinergi antara Kementerian P2MI dan perguruan tinggi, termasuk Muhammadiyah, dalam memperluas akses informasi resmi bagi calon pekerja migran.
Ia berharap pemanfaatan sistem digital dapat menekan risiko penempatan tidak prosedural dan memperkuat perlindungan bagi pekerja migran asal Kalteng. (HERMAWAN DP/R)
Pemerintah Sosialisasikan SISCO P2MI untuk Cegah Pekerja Migran Ilegal
Bagikan:

Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Menteri P2MI Jamin Pemenuhan Hak Pekerja Migran yang Meninggal di Korsel
Menteri P2MI Jamin Pemenuhan Hak Pekerja Migran Meninggal di Korsel
Audiensi ke Kementerian P2MI, Pemkab Kobar Perkuat Perlindungan Pekerja Migran Daerah
KP2MI: Penempatan Pekerja Migran Lampaui Target 2025, Tembus 286.000
Kemdiktisaintek-KemenP2MI kolaborasi Perkuat Mutu Pekerja Migran RI
Penanganan Pekerja Migran Rentan dari Palangka Raya agar Lebih Optimal
Komentar (0)
Memuat komentar…







