BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemerintah Kabupaten/Kota se-Kalimantan Tengah mencatat realisasi keuangan Rp 14,9 triliun lebih atau 57,04% dari pagu Rp 26,2 triliun lebih, dengan realisasi fisik 62,24% per 31 Oktober 2025.
Data itu dipaparkan dalam Rapat Koordinasi TEPRA yang dibuka Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Sunarti di Aula Eka Hapakat, Rabu, 3 Desember 2025.
Kabupaten Katingan menjadi daerah dengan serapan tertinggi, yaitu realisasi keuangan 70,20 persen dan fisik 72,77 persen, disusul Kota Palangka Raya yang mencapai 67,63 persen secara keuangan dan fisik 76,13 persen.
Peringkat ketiga tertinggi diraih Kabupaten Gunung Mas dengan realisasi keuangan 66,86 persen dan fisik 69,11 persen.
Tiga daerah dengan serapan terendah yaitu Kabupaten Barito Utara, Kapuas, dan Seruyan, dengan deviasi signifikan dari target 85 persen.
“Belanja APBD terendah 3 Kabupaten/Kota yaitu Kabupaten Barito Utara, Kapuas, dan Seruyan,” sebut Kepala Biro Administrasi Pembangunan Akhmad Husain saat membacakan Laporan Plt. Sekda Kalteng. (HERMAWAN DP/j)
Katingan Tertinggi Realisasi APBD Kabupaten/Kota se-Kalteng
Bagikan:

Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Tingkat Pengangguran Terbuka Kotim Capai 4,56% di 2025, Posisi Ketiga Tertinggi di Kalteng
Ekonomi Palangka Raya Melaju Pesat, Khemal Nasery Sebut Tertinggi di Kalteng dan 5 Besar Nasional
Kanwil Kemenkum Kalteng Perkuat Paralegal Posbankum di Kabupaten Kapuas
DPRD Kalteng Jembatani Komunikasi Pembangunan Dua Ruas Jalan Prioritas Katingan oleh Pemerintah Pusat
APBD Kalteng 2026 Turun Jadi Rp5,4 Triliun, Gubernur Instruksikan Efisiensi OPD
APBD 2026 Turun Signifikan, Pemprov Kalteng Komitmen Jalankan Program Prioritas
Komentar (0)
Memuat komentar…







