BORNEONEWS, Washington - Peran Amerika Serikat (AS) dalam mengawasi transisi kekuasaan di Venezuela selanjutnya dapat berlanjut selama bertahun-tahun, kata Menteri Energi AS Chris Wright pada Minggu.
"Bisa jadi satu atau dua tahun. Bisa juga lebih lama," kata menteri itu kepada CBS ketika ditanya berapa lama peran AS di Venezuela akan berlanjut.
Wright mengatakan dirinya tidak dapat menyebutkan jangka waktu yang tepat.
Pada 3 Januari, AS melancarkan serangan besar-besaran terhadap Venezuela, menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores, dan membawa mereka ke New York.
Trump mengumumkan bahwa Maduro dan Flores akan diadili karena diduga terlibat dalam "narkoterorisme" dan menimbulkan ancaman, termasuk bagi AS.
Mahkamah Agung Venezuela untuk sementara waktu mentransfer tugas kepala negara kepada Wakil Presiden Delcy Rodriguez, yang secara resmi dilantik sebagai presiden sementara di hadapan Majelis Nasional pada 5 Januari.
Rusia, China, dan Korea Utara telah mengecam keras tindakan AS tersebut.
Kementerian Luar Negeri Rusia menyampaikan solidaritas kepada rakyat Venezuela dan menyerukan pembebasan Maduro dan istrinya, serta mendorong pencegahan eskalasi situasi lebih lanjut.
Sumber: Sputnik-OANA/ANTARA
Pengawasan AS di Venezuela Mungkin Berlanjut Sampai Bertahun-tahun
Bagikan:

Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Perwakilan Koperasi Cempaga Keluhkan Perjuangan Plasma Bertahun-tahun Tanpa Kepastian
Mesir: Fase Kedua Rencana Damai Gaza Mungkin Dimulai Januari 2026
Marc Marquez Ingin Sesegera Mungkin Kembalikan Kepercayaan Diri
Rusia Tetap Patuhi Perjanjian Kemitraan Strategis dengan Venezuela
Venezuela Bahas Agresi AS dengan Brasil, Kolombia, Spanyol
AS akan Dapat Triliunan Dolar dari Penjualan Minyak Venezuela
Komentar (0)
Memuat komentar…







