BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menyiapkan strategi jangka panjang melalui penguatan infrastruktur pangan sebagai upaya pengendalian inflasi daerah.
Langkah ini dilakukan seiring dengan program jangka pendek yang terus digencarkan untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok.
“Ke depan, perlu didukung dengan penyediaan sarana seperti pabrik pakan ternak serta pengembangan unit pengolahan hasil pertanian, termasuk rice milling unit,” ujar Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Yuas Elko, usai mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Tahun 2026 di Palangka Raya, Senin, 20 April 2026.
Ia menjelaskan, penguatan sarana tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung ketahanan pangan daerah.
Sebelumnya, Pemprov Kalteng juga mengintensifkan Gerakan Pangan Murah, pasar murah, serta penyaluran bantuan pangan kepada masyarakat.
Langkah tersebut dilakukan sesuai arahan gubernur untuk menjaga stabilitas harga di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang hari besar keagamaan. (HERMAWAN DP/j)
Pemprov Kalteng Siapkan Infrastruktur Pangan untuk Kendalikan Inflasi
Bagikan:

Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Inflasi Kalteng Juni 2026 Capai 4,47 Persen, BPS Sebut Dipicu Kenaikan Harga Pangan hingga Transportasi
Beras Jadi Penyumbang Terbesar Inflasi Pangan di Kalteng, Kelompok Makanan Naik 6,11 Persen
Jalan Sampit-Samuda Segera Diperbaiki, Pemprov Kalteng Siapkan Rp10 Miliar
Pemko Palangka Raya Jalin KAD untuk Tekan Inflasi Sektor Pangan
Pasar Inflasi Kobar Diminati Warga dan Dinilai Efektif Jaga Harga Pangan
Purbaya Sebut Inflasi Juni Dipicu Harga BBM dan Pangan Fluktuatif
Komentar (0)
Memuat komentar…







