BORNEONEWS, Pangkalan Bun – Empat calon Jemaah haji Kotawaringin Barat (CJH Kobar) gagal berangkat ke Tanah Suci karena meninggal dunia dan hamil.
Kepala Seksi Haji dan Umroh Kantor Kemenag Kobar Nurhasan Salim menjelaskan, karena batal berangkat, dua CJH yang batal berangkat itu digantikan oleh nomor antrean di bawahnya.
“Dua orang CJH meninggal dunia, dan dua orang lagi menunda keberangkatannya karena hamil, akhirnya tinggal 151 orang,” terangnya, Sabtu (15/4/2017).
Sebenarnya, jumlah kuota haji Kabupaten Kobar sebanyak 156 orang. Lantaran empat orang batal berangkat, sisanya tinggal 151 orang.
Untuk dua orang yang meninggal itu, lanjutnya, tidak bisa digantikan oleh orang lain baik itu anaknya ataupun keluarga jamaah tersebut. Jadinya nomor antrean di belakangnya yang berhak berangkat.
Nurhasan melanjutkan, untuk provinsi Kalteng sampai saat ini mendapat kuota sebanyak 1.603 orang. Kuota itu tidak dibagi merata ke seluruh kabupaten. Siapa saja boleh mendaftar dan tidak ada pembatasan. Pendaftaran baru akan ditutup bila sudah mencapai kuota tersebut. (FAHRUDDIN FITRIYA/B-2)
Empat Calon Jemaah Haji Batal Berangkat
Redaksi
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kemenag Lamandau Gelar Pelatihan Manasik Bagi Jemaah Calon Haji
Di Palangka Raya Ada 3.300 Calon Haji dan Baru Berangkat 18 Tahun Lagi
132 Calon Haji Barito Utara yang Berangkat Tahun Ini
BPIH Tak Ada Penaikan, Fasilitas Jemaah Haji Indonesia Nomor Wahid
247 Jemaah Ikuti Bimbingan Manasik Haji
Manasik Haji Sarana Membekali Diri bagi Calon Jamaah
Komentar (0)
Memuat komentar…

