BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas bakal mulai melakukan pengerukan alur Sungai Kapuas pada November 2017 mendatang. Hal ini sebagai respon dari rencana Pemprov Kalteng memindahkan jalur angkutan barang dan Sumber Daya Alam (SDA) dari Sungai Barito ke Sungai Kapuas.
"Jika pemindahan jalur dari DAS Barito ke DAS Kapuas itu dilakukan maka jalur yang akan diambil adalah Sungai Kapuas Murung hingga menuju Pelabuhan Batanjung. Nah, untuk mendukung itu, maka harus dilakukan pengerukan untuk memperdalam sungai Kapuas supaya bisa dilewati angkutan barang dengan kapasitas besar," ungkap Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Kapuas Yan Hendri Ale MT, Jumat (5/5/2017).
Ia melanjutkan pemindahan itu sesuai instruksi Gubernur Kalteng Sugianto Sabran yang meminta agar pengangkutan barang dan SDA jangan sampai melewati jalur dari Provinsi Kalsel. Pasalnya, hal itu berdampak pada kerugian Kalteng di sisi Pendapatan Asli Daerah (PAD).
"Rencana pemindahan jalur angkutan ini pun telah mendapat tanggapan serius dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian Perhubungan. Dimana berdasarkan rapat di Kementerian Perhubungan beberapa waktu yang lalu, telah disepakati bahwa untuk mendukung pemindahan jalur itu maka akan dilakukan pengerukan dasar sungai Kapuas," ungkap dia. (DJIMMY NAPOLEON/B-8)
Pengerukan Sungai Kapuas akan Dimulai November 2017
Redaksi
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kondisi Air di Sungai Mentaya Jadi Kendala Kapal Menuju Pelabuhan Sampit
Dinas PU Usulkan Normalisasi Sejumlah Sungai di Kuala Kurun
Asisten II Setda Katingan: Air Sungai Kurang Layak Dikonsumsi
Sungai Katingan Mulai Surut
Sungai Katingan Surut, Pemilik Keramba Ikan di Kasongan Khawatir
Dishub Barsel Ingatkan Pemilik Transposrtasi Sungai Sediakan Pelampung
Komentar (0)
Memuat komentar…

