BORNEONEWS, Muara Teweh – Memasuki bulan suci Ramadan 1438 H, harga-harga bahan pokok di pasar tradisional Kota Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara (Barut) cenderung stabil.
Bahkan satu bahan pokok yakni Bawang merah mengalami penurunan harga yang cukup drastis yakni mencapai Rp25.000 per kilogramnya dari harga sebelumnya Rp35.000, per kilogramnya.
Menurut salah satu padagang sayuran di Pasar Pendopo, Siti. Dia mengatakan bahwa harga jual bawang merah kini hanya mencapa Rp25.000 perk ilogramnya,.
“Harga ini jauh turun dari harga pada beberapaa hari yang lalu yakni mencapai Rp35.000 perkilogram” kata Siti kepada Borneonews, Jumat (26/5/2017).
Siti mengatakan, ia dan penjual lainnya di Pasar Pendopo tidak mengetahui pasti penyebab turunnya harga bawang merah. Namun dirinya menerima dengan harga yang jauh lebih murah dari pemasok di Banjarmasin.
“Karena dari pemasok Banjarmasin turun jadi kita turunkan harganya, untuk sebab pastinya kenapa bawang merah turun kita tidak tahu” ucapnya.(RAMADHANI/B-8)
Harga Bawang Merah Turun
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Petani Sungai Tendang Kembangkan Budidaya Bawang Merah melalui Irigasi Curah Portable
Bawang Merah dan Rokok Sumbang Inflasi Kota Sampit
Cabai dan Bawang Merah Menjadi Prioritas Dinas Pertanian Palangka Raya
Penangkaran Bibit Bawang Merah di Kapuas Menjanjikan
Bupati Kobar Monitoring Pertanian Bawang Merah
Ini Kelebihan Irigasi Curah Portable Untuk Budidaya Bawang Merah
Komentar (0)
Memuat komentar…

