BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Razia Gelandangan dan Pengemis (Gepeng) di sejumlah titik di Kota Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Selasa (6/6/2017) tak membuahkan hasil.
Razia gabungan itu melibatkan unsur dari Dinas Sosial, Satpol PP dan Damkar, Dishub serta Polres Kobar menyasar dari jalan menuju terminal Natai Suka, A.Yani, Pasar Indra Sari dan Pasar Indra Kencana, Pangkalan Bun.
Bahkan di dua pasar terbesar di kota Pangkalan Bun, tim gabungan tak menjumpai satupun pengemis, padahal sehari sebelumnya para pedagang masih menjumpai para pengemis ini meminta-minta di toko mereka.
Tidak hanya pengemis bahkan peminta sumbangan pembangunan rumah ibadah juga tak terlihat batang hidungnya. "Ini ada lima amplop sumbangan dan salah satunya amplop yang di peruntukan bagi pembangunan rumah ibadah di Sampang," ungkap Rahma, pedagang di Pasar Indra Kencana kepada Borneonews.
Ia juga mengaku heran, tidak seperti biasa happyzone sepi oleh aktivitas pengemis. Menurutnya sejak memasuki ramadan justru jumlahnya meningkat, namun ia mengakui bahwa pengemis ini adalah merupakan wajah-wajah lama.
Setelah menyisir hingga bagian dalam pasar Indra Kencana tim gabungan memutuskan untuk menyudahi kegiatan Razia gepeng. Dinas Sosial sebagai leading sektor kegiatan Razia gabungan, rencananya akan menggelar tiga kali kegiatan dengan waktu dan tempat yang berbeda-beda.
"Hari ini kita tidak ada tangkapan, kita remcananya akan melakukan tiga kali kegiatan serupa dengan waktu dan tempat berbeda," kata salah satu Aparatur Sipil Negera dari Dinas Sosial Kotawaringin Barat. (KOKO SULISTYO/B-8)
Razia Gepeng Tak Membuahkan Hasil
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Satpol PP Razia Rumah Makan yang Buka Siang Hari
Lagi-Lagi Ibu Ini Terjaring Razia Gepeng
Satpol PP Terus Lakukkan Razia Pengawasan dan Penertiban Gepeng
Pria Ini Tiba-Tiba Roboh Tanpa Sebab, Ada Apa?
Kepala Satpol PP Imbau Masyarakat Laporkan Peminta Sumbangan yang Memaksa
Satpol PP Mura Grebek Pesta Miras di Barak Hijau Daun
Komentar (0)
Memuat komentar…

