BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Wakil Bupati Kotawaringin Barat bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan akan mendatangi langsung sekolah yang kedapatan meminta pungutan pada saat penerimaan siswa baru baik tingkat sekolah dasar (SD) maupun Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Hal ini ditegaskan Wakil Bupati Kotawaringin Barat, Ahmadi Riansyah saat dimintai konfirmasi adanya pungutan dari oknum guru yang dapat meluluskan tes penerimaan siswa baru di salah satu SMP Negeri di Pangkalan Bun dengan menyetor sejumlah uang.
"Minta datanya dan saya langsung bersama Dinas Pendidikan yang akan mempertanyakan hal ini, tidak ada lagi ada permintaan uang jaminan untuk tes dan lain-lain," tegas Ahmadi Riansyah.
Ahmadi Riansyah menegaskan, saat ini sudah saatnya semua duduk bersama dan membahas apa yang menjadi kebutuhan sekolah, jadi tidak ada lagi biaya yang dibebankan kepada pihak orang tua dari sekolah. "Kalau bicara pembangunan mari duduk bersama membahasnya, jangan ada yang dibebankan kepada orang tua, biaya pendaftaran pun harus rasional, apalagi sampai meminta jutaan untuk kelulusan anak ini yang harus ditindak dan harapan kita tidak ada pungutan," cetusnya.
Kabar adanya pungutan itu dilontarkan oleh salah satu netizen di media sosial facebook. Menurut pemilik akun Lasmen Rofson Sitorus, saat ini ada oknum guru di salah satu SMP Negeri Pangkalan Bun yang meminta uang untuk kelulusan tes siswa baru yang nilainya mencapai Rp2 juta. (KOKO SULISTYO/B-2)
Wakil Bupati akan Tindak Sekolah Nakal
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Bupati Kobar Instruksikan Tindak Tegas Penggarap Hutan di Bibir Sungai
Penyidik Polres Kapuas Periksa 30 Kepala PAUD
Berkas Kasus Mantan Lurah Baamang Tengah Belum Lengkap
Pedagang: Saya Sudah Anggap Biasa Pungli
SPBU KM 18 Jalan Jenderal Sudirman Sampit Marak Pungli Modus Parkir
Sopir Minta Pelaku Pungli Modus Parkir di SPBU Ditangkap
Komentar (0)
Memuat komentar…

