BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Memasuki H-11, tercatat sebanyak 5.000 penumpang kapal telah meninggalkan Pelabuhan Panglima Utar Kumai. Bercermin dari tahun sebelumnya, sebagian besar pemudik lebih memilih jalur laut.
Meski begitu, Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kumai, Junaidi menjamin semua pemudik yang memilih untuk menggunakan jasa transportasi laut itu akan terangkut. "Sampai saat ini sudah tercatat sebanyak 5.000 penumpang meninggalkan pelabuhan Panglima Utar Kumai," ucap Junaidi saat dihubungi Borneonews, Rabu (14/6/2017).
Peningkatan signifikan, terang Junaidi, sudah mulai terjadi sejak H-15 dan puncaknya diperkirakan pada H-3. "Pada saat itu biasanya perusahaan dan instansi pemerintahan sudah mulai meliburkan pegawai atau karyawannya," beber dia.
Agar ledakan pemudik bisa diminimalisasi, ia juga meminta pihak perusahaan yang ada di Kabupaten Kobar dan sekitarnya dapat membagikan Tunjangan Hari Raya (THR) secara bergantian. "Biasanya pemudik menunggu THR-nya keluar, semestinya pembagiannya diatur," pintanya. (FAHRUDDIN FITRIYA/B-2)
5.000 Pemudik Tinggalkan Pelabuhan Panglima Utar Kumai
Redaksi
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Arus Balik Mulai Ramai, KM Sirimau Segera Turunkan 773 Penumpang di Pelabuhan Panglima Utar
H+12 Lebaran, Arus Balik di Pelabuhan Panglima Utar Masih Ramai
Hingga H-2 Pelni Berangkatkan 10.684 Pemudik dari Kumai
Arus Mudik di Pelabuhan RORO Kumai Terpantau Kondusif
Pengoperasian Pelabuhan RORO Kumai Lebih Optimal
Meski Sudah H+3 Lebaran, Pelabuhan Kumai Masih Layani Arus Mudik
Komentar (0)
Memuat komentar…

