BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Operasi tangkap tangan (OTT) kasus pungutan liar dalam proses penandatanganan MoU penerima dana hibah Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kapuas mendapat perhatian dari orang nomor satu di Kabupaten Kapuas.
"Saya minta kepada Kepala Disdik Kapuas yang baru agar membersihkan dinasnya dari segala bentuk pungutan-pungutan, baik sekolah yang berada di bawah Disdik Kapuas, juga UPTD-nya," tegas Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat, Kamis (20/7/2017).
Dia berharap, pungli ini tidak terjadi lagi. Namun, kalau ada ASN yang terindikasi, bahkan terbukti maka pihaknya akan mengambil tindakan. "Kita akan serahkan ke jalur hukum," ucap Ben Brahim.
Dirinya juga mengatakan kepada OPD lainnya yang berada di lingkup Pemkab Kapuas, agar jangan sekali-sekali melakukan pungli. "Layanilah masyarakat dengan baik sebagaimana tupoksinya. Jangan melakukan praktek pungli," ujarnya.
Dengan adanya OTT dugaan pungli itu, tambah Ben, dia sangat setuju dan mendukung agar para ASN yang terlibat ditindak tegas. "Karena itu sesuatu yang melanggar ketentuan, ya bagus ditindak tegas secara hukum," tegas Ben Brahim. (HAMDI/B-2)
Kepala Disdik Kapuas Harus Bisa Bersihkan Instansinya dari Pungli
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Soal Pungli Parkir di SPBU Km 18, Dishub Kotim Sudah Koordinasi dengan Pihak Keamanan
Tim Saber Pungli Ninil Temuan Saat Sidak ke Dukcapil Kotim
Tim Saber Pungli Sidak Disdukcapil Kotim, Ada Apa?
Oknum Dosen UPR Kena OTT Tim Saber Pungli Kalteng
Dosen Universitas Palangka Raya Ditangkap Tim Saber Pungli Diduga Jadi Joki Skripsi
Gubernur Supervisi Sektor Penerimaan Daerah dengan Saber Pungli Pusat
Komentar (0)
Memuat komentar…

