BORNEONEWS, Palangka Raya – Bantuan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) untuk korban bencana alam sudah dikucurkan. Bahkan stok yang ada pun sampai kehabisan untuk bantuan berikutnya. Apa alasannya?
Ternyata, menipisnya stok penyangga (bufferstock) untuk kebutuhan bantuan bencana karena beberapa bulan sebelumnya telah dikucurkan untuk membantu korban bencana serupa. Praktis,untuk kejadian bencana berikutnya sempat menipis bahkan ada yan kosong.
“Bufferstock kita sudah terpakai pada Februari 2017, terjadi musibah banjir juga sejumlah daerah. Lalu pada akhir April hingga Mei, 2017 juga bencana serupa. Jadi ini termasuk yang ketiga kali. Termasuk untuk bantuan korban kebakaran kemarin juga,” ungkap Kepala Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalteng Rivianus Syahril Tarigan kepada Borneonews.co.id, Kamis (20/7/2017).
Namun pihaknya mendatangkan kembali dan kini tinggal menunggu kedatangan. Pengadaan bahan bantuan itu telah disiapkan menggunangan anggaran APBD 2017. “Pengadaan dari APBD, sudah dipersiapkan. Jadi tidak hanya (bantuan) dari pusat saja,”jelasnya.
“Stok dalam kondisi hampir kosong. Nah, kalau sedikit dibagikan kan malah repot. Sehingga nunggu kedatangan. Harusnya kemarin, tetapi kapal sulit merapat. Rencananya hari ini,” sambungnya lebih lanjut. (ROZIQIN/B-6)
Bantuan Tanggap Bencana Sampai Kehabisan Stok, Apa alasannya?
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Sore Ini BPBD Gunung Mas Mulai Salurkan Bantuan
Warga Desa Tumbang Manggo Dapat Bantuan Sembako
Kodim 1011 dan Persit Kapuas Memberikan Bantuan kepada Korban Banjir Kapuas Hulu
Korban Banjir di Kecamatan Kurun Terima Bantuan dari Pemkab
Bantuan Beras dari Pusat Sudah Didistibusikan Kepada Warga Katingan
Stok Bantuan Banjir Terbatas, BPBD Utamakan Dua Kecamatan Paling Parah
Komentar (0)
Memuat komentar…

