BORNEONEWS, Sampit - Gambaran secara umum APBD Kotawaringin Timur (Kotim) tahun 2018 sudah disampaikan terlihat menurun dari tahun 2017. Ini terjadi akibat ada wacana pemotongan anggaran berasal dari pemerintah pusat baik itu dana DAK dan DAU. Dari itu untuk membantu peningkatan pembangunan perlu pendongkrakan pendapatan asli daerah (PAD).
"Dari itu kami mendorong agar sektor PAD Kotim jadi salah satu opsi agar sumber pembiayaan pembangunan tetap stabil," kata Wakil Ketua DPRD Kotim, Parimus, Minggu (30/7/2017).
Menurut Parimus, daerah mesti meningkatkan sumber PAD, karena apa yang digambarkan di tahun anggaran 2018 itu sudah sesuai dengan RPJMD Kotim, di mana PAD dikisaran Rp212 miliar. Namun ia berharap alangkah baik lebih melampaui target sebab kondisi keuangan dari pusat itu bisa saja menurun dari tahun ini
"Sumber PAD yang bisa digali secara makismal itu baik dari pajak kendaraan hingga pajak retribusi," tukas politisi partai Demokrat tersebut.
Meski demikian pendongkrakan PAD itu jangan sampai menyiksa masyarakat kecil menengah ke bawah. Seperti untuk pajak kendaraan masih bisa diandalkan untuk Kotim, karena setiap hadir saat kendaraan baru itu terus ada.
"Artinya penarikan pajak dari kendaraan bermotor bisa meningkat. Selain itu juga pajak dari galian C bisa dimaksimalkan, terutama yang sudah berizin,”ungkapnya.
Parimus mengakui anggaran untuk pembiayaan pembangunan setiap tahunnya selalu naik. Belanja infrastruktur jadi program yang diprioritaskan selain pendidikan dan kesehatan.
Dari itu ia berharap lintas SOPD juga bisa bersingergi untuk mendongkrak PAD serta Bappenda juga harus menujukan akselerasi baru agar PAD Kotim terus meningkat.
Pada KUA-PPAS untuk RAPDB 2018, pendapatan sebesar Rp1,384 triliun. Jumlah tersebut lebih rendah dibanding tahun lalu yang mencapai Rp1,599 triliun. Kemudian pos belanja pada RAPBD 2018 sebesar Rp1,42 triliun. Sementara tahun ini mencapai Rp 1,640 triliun. (NACO/B-5)
Pendapatan Asli Daerah Kotawaringin Timur Perlu Ditingkatkan
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Katingan Gelar Rapat Evaluasi Penerimaan Pendapatan Daerah
Ini Sasaran Rapat Evaluasi Penerimaan Pendapatan Daerah Katingan Triwulan II
Target Pendapatan Daerah APBD Katingan Naik 2,37% ketimbang 2016
PAD dari Pajak Perhotelan dan Restoran Perlu Digenjot
Perlu Studi Potensi Pasar untuk Maksimalkan PAD
Kesadaran Pejabat Kembalikan Aset Dinas Perlu ditingkatkan
Komentar (0)
Memuat komentar…

