BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Ulah oknum Kepala Desa (Kades) Penda Katapi, Kecamatan Kapuas Barat, Rangkap yang mengusir wartawan media online Misnadi saat konfirmasi soal penggunaan dana desa pada Sabtu (19/8/2017) lalu menuai reaksi dari wakil rakyat.
Wakil Ketua I DPRD Kapuas Robert Linuh Gerung menyesalkan sikap oknum kades tersebut. "Setiap orang berhak untuk tahu atas penggunaan anggaran dari pemerintah, apalagi keberadaan wartawan cukup penting sebagai sarana informasi yang tugasnya dilindungi UU," ucap Robert Linuh Gerung kepada Borneonews melalui telepon selulernya, Senin (21/8/2017).
Apalagi, lanjut dia, menurut informasi bahwa Misnadi dihardik dan diusir secara tidak hormat dari rumah sang kades saat menanyakan berapa anggaran yang digelontorkan untuk pembangunan jalan desa.
Wakil rakyat dari PDIP ini menyatakan bahwa era sekarang ini adalah keterbukaan, apalagi menyangkut penggunaan anggaran pemerintah seperti Alokasi Dana Desa (ADD) dari APBN dan Dana Desa (DD) dari APBD Kabupaten,
"Dengan sikap seperti itu, kita mendukung sikap FJKK dalam mendukung oknum wartawan untuk mempolisikan kasus tersebut " pungkas Robert Linuh Gerung. (HAMDI/B-8)
Wakil Ketua Dewan Sesalkan Sikap Kades Penda Katapi Terhadap Wartawan
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
DPRD Kotim Sesalkan Masih Ada Keluhan Terhadap Pelayanan Rumah Sakit
PWI Kotim Kutuk Kekerasan terhadap Wartawan di Banyumas
Polres Kotim Turut Prihatin atas Insiden Penganiayaan terhadap Wartawan
Tidak Ada Alasan Bagi Pihak Manapun Lakukan Kekerasan Terhadap Wartawan
BPD Tamban Makmur Laporkan Kadesnya ke Dewan Melalui RDP
Ketua Dewan Harapkan Program TMMD Tahun Depan Dilaksanakan di Kecamata Dusun Hilir
Komentar (0)
Memuat komentar…

