BORNEONEWS, Palangka Raya - Program Full Day School (FDS) yang akhirnya dikenal dengan istilah Lima Hari Sekolah (LHS) di Kota Palangka Raya sudah berjalan.
Penerapan LHS ini, waktu siswa di sekolah lebih panjang dari biasanya namun hanya pada Senin hingga Jumat. Sedangkan Sabtu tidak ada pembelajaran. Kalaupun ada kegiatan, hanya sebatas eskstrakulikuler, bukan pembelajaran di dalam kelas.
SMAN 5 Palangka Raya atau yang dulu dikenal dengan nama SMA Plus, menjadi salah satu sekolah yang didaulat untuk melaksanakan program ini lebih dahulu ketimbang sekolah lain. Untuk itu, Kepala Sekolah (Kepsek), H Arbusin meminta para guru untuk berkomitmen pada upaya LHS ini.
"Menyinggung soal LHS yang sudah berlangsung selama lebih dari sebulan, saya harap Bapak/Ibu guru dapat terus berkomitmen untuk melaksanakannya. Ini sudah saya sampaikan pada mereka setiap ada kesempatan," ungkap Arbusin kepada Borneonews, Minggu (27/8/201).
Arbusin mengatakan, meskipun mungkin program ini baru tahap awal sesuai kebijakan Disdikprov untuk menindaklanjuti amanat Mendikbud, pihak SMAN 5 Palangka Raya harus serius menjalankannya. "Kami optimalkan kegiatan intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler untuk menegakkan pilar karakter religius, nasionalis, mandiri, gotong royong, integritas," imbaunya. (TESTI PRISCILLA/B-2)
SMAN 5 Palangka Raya Jalankan LHS, Kepsek Minta Guru Berkomitmen
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
SMAN 5 Palangka Raya Selenggarakan UN Perbaikan
DPRD Barito Selatan Belajar ke SMAN 5 Palangka Raya
SMAN 5 Palangka Raya Sudah Dua Tahun tak Terima Siswa Berasrama
Kelotok untuk SMAN 8 Palangka Raya
SMAN 8 Palangka Raya Harapkan Tambahan Bantuan Kelotok
Tim Saber Pungli Polda Kalteng Sambangi SMAN 5 Palangka Raya, Ada Apa?
Komentar (0)
Memuat komentar…

